Glaukoma

Info Penanya, pria 54 Tahun

Dok saya baru saja di diagnosa terkena penyakit mata Glaukoma mata sebelah kiri, kondisi saya saya saat ini tidak bisa melihat 100 % posisi melihat tinggal sedikit sekali apakah kalau tekanan bola mata sudah turun nantinya bisa melihat.

21 Feb 2019, 10:16 WIB
dr. Atika
dijawab oleh: dr. Atika

Terima kasih telah bertanya tentang pengobatan glaukoma melalui fitur Tanya Dokter

Glaukoma adalah suatu keadaan yang dimana terjadi peningkatan tekanan dalam bola mata yang dapat merusak saraf optik. Penyebab dari meningkatnya tekanan bola mata adalah karena ketidakseimbangan antara produksi dan pembuangan cairan dalam bola mata, sehingga berdampak pada kerusakan syaraf yang terdapat di retina. Akibat glaukoma merusak saraf mata, maka saat telah terjadi kerusakan, sulit untuk kembali dapat memperoleh penglihatan seperti sedia kala. Apalagi bila kerusakan saraf mata akibat glaukoma tersebut sudah terjadi dalam jangka waktu yang lama, semakin sulit terjadi perbaikan penglihatan bahkan ketika tekanan bola mata sudah turun. Namun berbeda pada kondisi glaukoma akut, dimana belum terjadi banyak kerusakan saraf optik, masih mungkin terjadi sedikit perbaikan saraf optik. Kadar kerusakan saraf optik tersebut (keparahannya) hanya bisa diketahui dari pemeriksaan dokter mata, maka sebaiknya Anda berkonsultasi secara langsung pada dokter mata yang merawat Anda.

Genetik atau riwayat keturunan dalam keluarga merupakan latar belakang terjadinya glaukoma. Berdasarkan faktor penyebabnya, glaukoma terbagi menjadi 2:

Glaukoma primer : Sudut Tertutup & Sudut Terbuka

Glaukoma sekunder : Dipicu oleh penyakit lain yang harus diterapi untuk mengembalikan tekanan bola mata ke ambang nilai normal.Glaukoma sudut terbuka (glaukoma kronis) merupakan glaukoma tersering, mengenai sekitar 1 dari 200 seluruh populasi yang berusia lebih dari 40 tahun dan jumlahnya semakin meningkat sesuai dengan usia. Faktor keturunan juga berperan dalam perkembangan glaukoma sudut terbuka. Secara umum risiko terjadinya glaukoma pada saudara kandung sekitar 10% sedangkan pada keturunan sebanyak 4%.

Awalnya glaukoma tidak menimbulkan gejala. Penglihatan masih baik tanpa rasa nyeri. Bagaimanapun, seiring perkembangan penyakitnya, daya penglihatan penderita glaukoma menurun perlahan. Objek pada bagian tengah masih dapat terlihat jelas, namun tidak dengan sisi sekitarnya. Penderita glaukoma merasa seperti melihat dari sebuah lubang kunci atau terowongan.

Glaukoma dapat diterapi sehingga tidak terjadi perburukan. Obat -obatan dapat digunakan untuk mencegah peningkatan tekanan intraokular dan mencegah perburukan kondisi glaukoma. Disamping itu, kontrol secara teratur ke dokter juga perlu dilakukan untuk menilai keefektifan pengobatan tersebut dan mengatasi efek samping yang mungkin terjadi akibat penggunaan obat-obatan tersebut.Apabila pengobatan konvensional tidak berhasil maka dapat beralih ke pengobatan dengan sinar laser atau operasi (pembuatan saluran pembuangan cairan mata atau mematikan produsen cairan mata). Tindakan operasi antara lain iridektomi perifer, iridotomi, operasi filtrasi, trabekulektomi, dan trabekuloplasti.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan terkait pengobatan glaukoma. Semoga bermanfaat.

21 Feb 2019, 10:16 WIB