Varises Kaki

Info Penanya, wanita 20 Tahun

Dok saya mau tanya seputaran kulit ini di kaki saya ada bekas garis garis berwarna merah seperti varises tapi bukan varises melainkan seperti aliran darah yg menonjol dan berbekas kira2 itu kenapa ya dok?

24 Feb 2019, 01:28 WIB
dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid
dijawab oleh: dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid

Terima kasih karena Anda telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com,

Varises atau gangguan pembuluh darah vena adalah pembuluh darah yang membesar, berkelok-kelok, berwarna kebiruan yang akan tampak jelas pada betis.

Keluhan lain yang sering dialami penderita varises adalah kaki pegal dan kejang, serta kadang terlihat urat-urat di betis menonjol.

Pada dasarnya varises berhubungan dengan pembuluh darah balik (vena).

Pengaruh gravitasi dan kegagalan katup pembuluh darah menahan aliran darah untuk tidak kembali ke tubuh membuat varises banyak terjadi di kaki.

Alhasil, 10-30% darah yang gagal masuk ke jantung ini akhirnya berkumpul dan menyebabkan varises.

Keadaan diperburuk dengan adanya penurunan hingga hilangnya elastisitas dinding pembuluh darah, sehingga bentuk pembuluh darah vena menjadi lebar dan berkelok-kelok.

Berdasarkan tingkat keparahannya, varises dibagi menjadi tiga stadium:

  • Stadium awal : keluhan dimulai seperti rasa pegal dan kram setelah lama berdiri. Ketika diperiksa secara klinis, belum terlihat tanda-tandanya.

  • Stadium sedang : mulai tampak adanya kelainan pembuluh darah dan komplikasinya. Kaki terasa berat, rasa pegal tetap ada meskipun sedang beristirahat.

  • Stadium berat : timbul pembengkakan di daerah mata kaki, dan warna kulit di sekitar varises menjadi gelap.

Adapun faktor yang melatarbelakangi timbulnya varises dengan meningkatkan tekanan di pembuluh darah vena. Klik next untuk melanjutkan.

Adapun faktor yang melatarbelakangi timbulnya varises dengan meningkatkan tekanan di pembuluh darah vena adalah sebagai berikut:

  • Faktor keluarga (gangguan katup vena)

  • Faktor hormonal

  • Obesitas

  • Kebiasaan sering berdiri lama dan pasif

  • Riwayat trauma (cedera benda tumpul di daerah kaki)

  • Kehamilan

  • Proses persalinan

  • Mengangkat beban berat.

Kendati demikian, varises dapat dicegah. Berikut beberapa kiat agar pembuluh darah vena di kaki Anda dapat mengalir dengan normal dan meminimalisasi kemungkinan timbulnya varises:

  • Olah raga secara teratur untuk meningkatkan kekuatan otot kaki dan vena

  • Jaga berat badan tetap ideal

  • Kurangi penggunaan sepatu hak tinggi. Bila terpaksa menggunakannya, istirahat dan gerakkan kaki setiap 15 menit

  • Hindari berdiri terlalu lama. Bila pekerjaan mengharuskan Anda berdiri, pindahkan beban dari satu kaki ke kaki lainnya setiap beberapa menit

  • Jangan duduk sambil menyilangkan kaki terlalu lama karena dapat menghambat peredaran darah

  • Jangan gunakan pakaian sempit atau ketat pada bagian pinggang, paha, dan kaki

  • Biasakan mengonsumsi vitamin C dan E. Selain baik untuk pembuluh darah, serta membantu mengurangi rasa sakit dan kram

  • Pastikan Anda mengkonsumsi makanan bergizi dengan kadar serat tinggi seperti buah dan sayur

  • Kurangi konsumsi garam untuk menghindari pembengkakan

  • Hindari makanan pedas karena dapat merangsang pelebaran pembuluh darah

  • Lakukan senam kaki. Sambil duduk, putar pergelangan kaki searah jarum jam, lalu putar dengan arah yang berlawanan. Selanjutnya, angkat kaki dan tekuk pada lutut ke arah depan dan belakang. 

  • Angkat kaki saat beristirahat

  • Berdiri dan bergerak setiap 45 menit bila Anda bepergian dengan pesawat terbang, atau saat duduk bekerja seharian

  • Berhenti dan berjalan sebentar sedikitnya setiap 45 menit bila bepergian jauh dengan mobil

  • Mandi dengan air panas dan dingin bergantian sangat baik untuk peredaran darah.

Untuk penanangan medis maka perlu pemeriksaan langsung oleh Dokter Spesialis Bedah Vaskuler sehingga dapat diketahui stadiumnya. Penanganan sangat bergantung dari stadiumnya.

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

24 Feb 2019, 01:28 WIB