Penis Bengkok ke Kiri saat Ereksi

Info Penanya, pria 20 Tahun

permisi dok saya mau tanya, apakah Mr,P bengkok ke kiri pada saat ereksi itu wajar, soalnya pada saat tersebut tidak berasa sakit atau hal lain. apakah hal tersebut dapat disembuhkan, agar tidak bengkok lagi ?

06 Mar 2019, 05:27 WIB
dr. Astrid Wulan Kusumoastuti
dijawab oleh: dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Terima kasih telah bertanya seputar Penis Bengkok ke Kiri saat Ereksi menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Apakah ada riwayat trauma atau cedera penis sebelumnya? Apakah ada rasa nyeri saat ereksi? Penyebab paling sering dari keluhan penis bengkok dengan kekakuan atau nyeri adalah Peyronie's Disease, yaitu sebuah keadaan terbentuknya lapisan jaringan fibrosa parut (plak) yang keras di bawah kulit pada bagian atas atau bawah penis. Ketika penis mengalami ereksi, jaringan parut tersebut menarik bagian penis tersebut sehingga terbentuk penis yang bengkok. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri saat ereksi.

Pada pemeriksaan fisik dapat dirasakan adanya plak yang keras di bawah kulit sisi yang bengkok. Penyebab tersering keadaan ini adalah trauma pada penis. Beberapa obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan keadaan ini. Namun, banyak juga yang tidak diketahui penyebabnya. Faktor risiko keadaan ini adalah genetik (keturunan) atau keadaan lain yang serupa (jaringan yang mengeras sehingga menyebebkan bengkok) pada tangan atau kaki (kontraktur). Penyebab lain dapat berupa striktur atau jaringan parut pada saluran kencing (riwayat trauma saluran kencing) atau hipospadia (penis berukuran kecil).

Menanggapi pertanyaan Anda mengenai hubungan keluhan Anda dengan memposisikan penis saat ereksi, hal ini kemungkinan dapat menyebakan trauma penis sehingga tidak tertutup kemungkinan termasuk salah satu faktor bengkoknya penis Anda ke bawah. Umumnya, keadaan ini dapat membaik dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun, tergantung penyebabnya dapat dilakukan penanganan atau terapi dengan obat maupun dengan operasi. Biasanya dokter akan mengamati dulu perkembangan keadaan ini selama beberapa bulan sebelum memutuskan apakah akan diberikan pengobatan ataupun dilakukan operasi, karena beberapa tindakan (operasi maupun bukan operasi) dapat meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi.

Kami menyarankan agar anda berkonsultasi ke dokter spesialis urologi. Dokter tersebut dapat melakukan pemeriksaan secara lengkap, baik pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan tambahan jika diperlukan. Pemeriksaan tambahan dapat berupa ultrasonografi penis untuk melihat struktur jaringan penis. Bedasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter akan merencanakan penanganan yang sesuai untuk keadaan anda.

Demikian informasi seputar Penis Bengkok ke Kiri saat Ereksi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,                   

06 Mar 2019, 05:27 WIB