Demam Tifoid

Info Penanya, wanita 21 Tahun

Dok.. Hari kamis tenggorokan saya tiba2 gatal disertai bersin2 beberapa jam kemudian saya menggigil, pusing hampir diseluruh bagian kepala, dan lemas, beberapa saat kemudian badan saya mulai hangat dan pada malam harinya badan menjadi sangat panas dan disertai menggigil. Hari kedua, saya mulai batuk tapi tidak berdahak sehingga tenggorokan saya jadi sangat sakit ketika batuk ditambah lagi saya merasa mual, saya masih juga panas & pusing dan masih merasa kedinginan. Hari ketiga, sudah tidak lagi panas tapi masih terus menerus berkeringat , batuk masih terasa kering, pusing, perut selalu terasa penuh dan mual. Hari keempat [hari ini], sudah tidak pusing tapi masih suka berkeringat, setiap kali batuk makin terasa sakit, makin sering terasa ingin muntah, perut terasa penuh dan tiap kali ingin mengeluarkan udara lewat mulut rasanya seperti makanan naik ke tenggorokan.. teman dekat saya yang mengalami gejala yg sama persis dengan saya pada hari yang sama didiagnosa dokternya dia tifus... Pertanyaan : kira2 saya kenapa ya dok? Apa mungkin saya juga tifus?

24 Mar 2019, 17:49 WIB
dr. Astrid Wulan Kusumoastuti
dijawab oleh: dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Terima kasih telah bertanya seputar Demam Tifoid menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Dari riwayat yang Anda ceritakan, ada kemungkinan Anda mengalami demam tifoid.

Demam tifoid merupakan penyakit yang disebabkan karena infeksi bakteri Salmonella typhii. Gejalanya bisa berupa demam, sakit kepala, nyeri sendi, sakit tenggorokan, sembelit atau diare, penurunan nafsu makan dan nyeri perut. Kadang penderita merasakan nyeri ketika berkemih dan terjadi batuk serta perdarahan dari hidung. Gejala penyakit demam tifoid dapat berlangsung antara 10-14 hari.

Prinsipnya, demam tifoid dapat sembuh asal diobati hingga tuntas. Selalu ikuti dosis obat antibiotik yang diberikan dan minumlah secara teratur. Selain itu, perhatikan apa yang dimakan, pastikan makanan tersebut bersih. Kuman tifoid banyak terdapat di dalam makanan-makanan yang kurang higienis.

Setelah demam tifoid sembuh, maka yang terjadi bukanlah kekambuhan, melainkan infeksi ulang atau infeksi baru dari kuman yang menyebabkan demam tifoid (tipus). Infeksi ulangan ini dapat disebabkan oleh pengobatan yang tidak tuntas atau tifoid yang tidak diobati sebelumya.

Apabila Anda mengalami gejala demam tifoid, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Untuk mengkonfirmasi infeksi tifoid, Anda dapat melakukan pemeriksaan IgM Anti Salmonella. Jika memang positif, artinya Anda terinfeksi. Kami tidak menganjurkan Anda untuk mengobatinya sendiri.

Demikian informasi seputar Demam Tifoid yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,  

24 Mar 2019, 17:49 WIB