Mata Kuning

Info Penanya, wanita 20 Tahun

Assalamu'alaikum dok. Dok, saya mau tanya, warna mata saya berwarna kuning dibagian sklera, jadi warnanya tidak putih bening. Saya menyadari hal itu sejak SD, karena sy tdak suka makan sayuran. Menurut dokter itu pengaruh tdk thd kondisi mata sya. Dan apa yang harus saya lakukan untuk mata saya menjadi bening atau mengurangi warna kuning tersebut dok? Terimakasih dokk

16 Apr 2019, 16:56 WIB
dr. Nadia Octavia
dijawab oleh: dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Penyebab dari mata kuning biasanya dikarenakan oleh peningkatan kadar bilirubin dalam darah. Bilirubin adalah suatu produk tubuh yang berwarna kuning, inilah yang menyebabkan mata Anda bisa terlihat kuning.

Peningkatan bilirubin bisa karena macam-macam hal, tetapi biasanya karena penyakit yang berhubungan dengan liver/hati. Bisa berupa infeksi dari liver yang disebut juga hepatitis. Apakah Anda mengalami gejala lain selain mata Anda?

Hepatitis adalah penyakit gangguan fungsi hati yang disebabkan karena virus Hepatitis. Virus Hepatitis yang paling banyak menyerang manusia adalah virus Hepatitis A, B, dan C. Gejala pun dapat bermacam-macam tergantung jenis gangguan hati yang dialami. Gejala hepatitis pada umumnya adalah:

DemamPerut begahMata kuningBAK seperti warna air tehMual/muntahbadan lemas/cepat lelahNyeri di daerah ulu hatiPerubahan pada buang air besar (BAB) atau buang air kecil (BAK)Jenis pengobatan yang akan dilakukan tergantung kepada jenis gangguan hati yang diderita. Salah satu cara untuk melihat fungsi hati adalah dengan pemeriksaan lab SGOT dan SGPT. Untuk mengetahui jenis virus hepatitis dibutuhkan pemeriksaan antibodi terhadap virus tersebut. SGOT dan SGPT merupakan enzim pada hati yang akan meningkat jumlahnya di dalam tubuh jika hati mengalami kerusakan.

Hepatitis A ditularkan melalui makanan. Seseorang akan menderita hepatitis A jika makan makanan yang tercemar oleh virus tersebut. Sementara hepatitis B dan C ditularkan melalui darah dan cairan tubuh. Penularan hepatitis B dan C dapat terjadi melalui transfusi darah, hubungan seksual, dan jarum suntik atau benda-benda yang mengandung komponen darah dan cairan tubuh penderita. Jika tidak diobati, hepatitis B dan C dapat menyebabkan sirosis (pengerasan hati) dan kanker hati di kemudian hari.
Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat,

Salam sehat.

16 Apr 2019, 16:56 WIB