Menstruasi tidak teratur

Info Penanya, pria 20 Tahun

Hallo dok, saya mau bertanya terkait seputar menstruasi. Jadi bulan April ini tepatnya tanggal 10 April 2019 saya mengalami menstruasi, namun tiba2 hari ini 21 April 2019 saya mengeluarkan darah seperti menstruasi, namun bercak darahnya berwarna merah kemuda2.n dan lama2 menjadi coklat. Hanya sebentar saja. Karena ini baru pertama kalinya saya seperti ini & sama sekali tidak ada keluhan sebelumnya. Kira2 hal ini disebabkan oleh apa & apakah hal ini wajar dok ?? Terimakasih.

22 Apr 2019, 11:46 WIB
dr. Muhammad Iqbal Ramadhan
dijawab oleh: dr. Muhammad Iqbal Ramadhan

Terima kasih telah bertanya seputar menstruasi diluar siklus ataupun tidak teratur.

Kami memahami kekhawatiran yang anda rasakan. Haid yang tidak teratur ada banyak ragamnya. Baik itu haid datang terlambat atau terlalu cepat, berlangsung terlalu lama atau terlalu singkat, hingga pendarahan saat haid lebih banyak atau lebih sedikit dari biasanya. Normalnya, siklus haid rata-rata berkisar antara 21–35 hari dengan lama perdarahan 2–8 hari. Secara umum, siklus haid menjadi tidak teratur bila terjadi ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron.

Dibawah ini adalah beberapa penyebab terjadinya menstruasi yang tidak teratur.

  • Perubahan hormon. Pada tahun-tahun awal menstruasi atau saat pubertas dan mendekati menopause, ketidakseimbangan hormon umum terjadi. Siklus haid bisa memanjang atau memendek. Darah haid yang keluar pun bisa sedikit atau banyak. Tapi ini bukan hal yang perlu Anda cemaskan.
  • Penggunaan kontrasepsi. Kontrasepsi hormonal baik dalam bentuk pil, suntikan, dan implan dapat mengganggu siklus haid. Misalnya, timbul flek di antara dua periode haid. Sedangkan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) atau yang kerap disebut spiral tidak mengganggu siklus haid. Tapi perdarahan bisa menjadi lebih banyak atau menimbulkan nyeri saat haid.
  • Gaya hidup. Faktor-faktor terkait gaya hidup seperti kekurangan atau kelebihan berat badan secara drastis, olahraga yang berlebihan, dan stres juga dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan menyebabkan haid tidak teratur. Begitu pun dengan wanita yang memiliki gangguan makan seperti anoreksia nervosa dan bulimia.
  • Sindrom ovarium polikistik (SOPK). Pada penyakit ini, muncul kista-kista kecil (kantong berisi cairan) dalam indung telur (ovarium). Kista-kista ini muncul karena tidak terjadi pelepasan sel telur (ovulasi) pada wanita dengan SOPK. Kista akan menekan kerja estrogen dan progesteron sehingga menimbulkan gangguan haid.
  • Gangguan dalam rahim. Penyakit radang panggul (PRP) akibat infeksi kandungan dan mioma atau tumor jinak rahim juga dapat menyebabkan haid tidak teratur.
  • Gangguan hormon tiroid. Meski jarang terjadi, kelebihan atau kekurangan hormon tiroid yang bertanggung jawab terhadap metabolisme tubuh dapat membuat haid tidak teratur. Namun demikian, wanita yang mengalami gangguan haid perlu melakukan pemeriksaan tiroid.

Untuk keluhan yang anda alami, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter anda untuk diperiksa secara langsung. Terlebih jika keluhan terus berulang ataupun semakin parah.

Berikut saya lampirkan beberapa artikel yang bisa dijadikan referensi lain.

Terima Kasih. Semoga bermanfaat.

22 Apr 2019, 11:46 WIB