Sperma

Info Penanya, pria 37 Tahun

Selamat malam doc. Saya jepi. sudah punya anak 1 usia 8 thn. Maunya nambah momongan, tapi selama 2 tahun istri tidak kunjung hamil. Padahal sudah tidak istri sdh tidak kb dan Haid lancar 28 s/d 30 hari. Setelah melakukan tes sperma, dan sebelumnya sdh puasa berhubungan selama 3 hari. hasilnya, sperma yg akan membuhai sel telur tidak ada alias 0. 1. Apakah penyebanya sperma yang bertugas membuhai sel telur bisa 0. 2. Apakah masih bisa ada harapan untuk kembali normal. Terima kasih.

26 Apr 2019, 11:42 WIB
dr. Adeline Jaclyn
dijawab oleh: dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya seputar Sperma menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Sperma dihasilkan di dalam saluran reproduksi pria yaitu testes dan kemudian disimpan dan disalurkan apabila terjadi ejakulasi. Sel sperma akan matang dalam waktu kurang lebih 48 jam. Apabila ejakulasi terjadi lebih dari satu kali dalam waktu kurang dari 48 jam maka kualitas sperma akan berkurang karena sperma belum matang.

Onani atau masturbasi yang sampai menimbulkan ejakulasi lebih dari satu kali dalam waktu 48 jam akan mengurangi kualitas sperma.kualitas sperma akan menurun sejalan dengan pertambahan usia, dari segi jumlah maupun pergerakannya yang melambat. Selain usia, kualitas sperma juga dipengaruhi oleh beberapa faktor pada pria seperti makanan dengan gizi kurang adekuat, stress, obesitas, obat-obat,merokok, pestisida yang terdapat dalam makanan.

Kualitas sperma dapat ditingkatkan dengan meningkatkan asupan makanan yang mengandung:

Vitamin C: Melindungi sperma dari kerusakan karena oksidasi serta mengurangi aglutinasi sperma (sperma saling menempel)

Vitamin B6: Penting dalam pembentukan hormon seks pria

Vitamin B12: Bersama dengan asam folat, B12 diperlukan untuk pembentukan materi genetik. Kadar yang kurang menyebabkan produksi sperma yang abnormal, penurunan jumlah sperma, dan kemampan gerak sperma.

Vitamin E: Juga merupakan antioksidan. Membantu sperma dalam penetrasi sel telur.

Zinc: Kekurangan zinc menurunkan kadar testosteron. Suplementasi mikronutrien ini dapat meninkatkan jumlah sperma dan memperbaiki kesuburan.

Arginin dan L-Carnintine: Asam-asam amino yang diperlukan dapal pemebentukan serta fungsi normal sperma.

Yang dapat anda lakukan untuk mengatasinya adalah berolah raga teratur, makan makanan yang banyak mengandung zink (sea food, terong), dan vitamin E (tauge) yang dapat membantu meningkatkan jumlah sperma. Hindari stres dan faktor risiko yang kami sebutkan di atas dapat membantu memperbaiki kualitas sperma. Di samping mengubah pola hidup menjadi lebih sehat, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi agar dapat dilakukan pemeriksaan secara langsung.

 

5 Makanan untuk Tingkatkan Kualitas Sperma Pria

5 Tips untuk Sperma Lebih Sehat

6 Pola Hidup untuk Tingkatkan Kualitas Sperma

Demikian informasi seputar sperma yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

26 Apr 2019, 11:42 WIB