Flek Berkepanjangan, Kenapa Ya?

Info Penanya, wanita 25 Tahun

Dok, kenapa saya ngeflek sudah ada seminggu tapi belum berhenti2 ya, tapi kadang warnanya merah, trus kmbali lgi jadi coklat. itu penyakit atau apa ya dok? terimakasih

27 May 2019, 12:38 WIB
dr. Devia Irine Putri
dijawab oleh: dr. Devia Irine Putri

Terima kasih telah bertanya seputar flek yang berkepanjangan dengan menggunakan fitur Tanya Dokter dari KlikDokter.com

Apakah flek tersebut muncul pada saat siklus haid? Sebab flek coklat juga bisa menandakan darah hadi. Darah haid yang berwarna kecoklatan dan kehitaman merupakan darah haid yang mengandung sel darah yang lebih lama (bukan sel darah merah segar) karena tertahan di dalam rahim dan tidak segera dikeluarkan. Bila tidak ada keluhan lain (siklus haid memanjang, nyeri perut/ pinggang hebat, dll) maka Anda tidak perlu khawatir. Sebaliknya, bila terdapat keluhan lain yang menyertainya maka sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis Kandungan.

Normalnya siklus haid seorang wanita berlangsung setiap 21-35 hari selama 3-8 hari dengan jumlah perdarahan yang keluar berkisar antara 20-60 ml/hari. Namun, Anda tidak perlu terlalu khawatir mengenai siklus haid yang terkadang suka terlambat atau lebih cepat 3-7 hari karena lamanya siklus haid memang dapat berbeda-beda dan hal ini dipengaruhi oleh sistem hormon di dalam tubuh.

Penyebab lain flek coklat misalnya sebagai berikut:

  • Kehamilan atau kehamilan ektopik (kehamilan di luar kandungan), sudahkah Anda memeriksakan kehamilan?
  • Penggunaan kontrasepsi oral
  • Ketidakseimbangan hormon
  • Infeksi pada alat kelamin
  • Pengobatan tertentu (misal: obat pengencer darah)Polip serviks (benjolan pada mulut rahim)
  • Kanker serviks
  • Dysfunctional uterine bleeding (pendarahan akibat hormonal)
  • Endometriosis, adenomyosis (bentuk kelainan pada dinding rahim)
  • Hiperplasia endometrial
  • Pelvic inflammatory disease (penyakit infeksi pada saluran kewanitaan)

Apakah flek coklat ini pernah terjadi sebelumnya? flek-flek coklat yang terjadi juga dapat disebabkan karena adanya perlukaan pada organ intim setelah melakukan hubungan seksual. Untuk itu, kami sarankan agar dilakukan pemantauan dan jika terjadi lagi, sebaiknya pasangan Anda mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam sehat

27 May 2019, 12:38 WIB