Sering Mendengar Suara

Info Penanya, wanita 27 Tahun

selamat malam dok, begini saya mau bertanya, saya pernah mengalami kejadian buruk selama tiga bulan lebih dan depresi, dan dari kejadian itu saya sering berhalusinasi dan mendengar suara tidak jelas saat hendak tidur, tapi saat terbangun, suara itu hilang, bahkan pernah dari suara itu hampir membuat saya bunuh diri, dan berselang beberapa tahun, saya juga hampir membunuh orang, tapi saya selalu melawannya dan berpikir itu hanya bisikan setan, menurut dokter apa itu ada hubungannya dengan gangguan kejiwaan? kejadiannya dari tahun 2013 dok, sekarang pun saya masih sering mendengar suara itu, namun saya tetap berpikir positif

28 May 2019, 12:25 WIB
dr. Sepriani Timurtini Limbong
dijawab oleh: dr. Sepriani Timurtini Limbong

Terima kasih telah bertanya mengenai halusinasi auditorik melalui fitur Tanya Dokter. 

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Ketika anda mendengar suatu bunyi dimana tidak terdapat sumber yang nyata dari bunyi tersebut, dalam arti bunyi itu hanya ada  pada pikiran Anda maka dapat ditarik kemungkinan keadaan tersebut sebagai halusinasi.

Halusinasi adalah persepsi panca indera yang terjadi tanpa adanya rangsangan dari luar pada reseptor-reseptor panca indera. Dengan kata lain, halusinasi adalah persepsi tanpa obyek. Halusinasi merupakan salah satu tanda gangguan jiwa yang cukup serius dan sering dijumpai pada pasien-pasien Skizofrenia.

Namun tidak semua halusinasi tersebut merupakan suatu gangguan karena ada halusinasi yang terjadi pada orang normal yaitu halusinasi yang terjadi sesaat sebelum terlelap tidur dan saat bangun tidur yang disebut halusinasi hipnogogik dan hipnopompik.

Halusinasi yang tidak normal (patologis) adalah halusinasi yang sesuai dengan panca indra, yaitu  :

·       Halusinasi auditorik (pendengaran), jenis ini paling sering terjadi dibandingkan dengan jenis lainnya. Penderita mendengar suara-suara orang yang berbicara atau mendengar suara-suara kacau balau yang tidak jelas yang sebenarnya tidak ada.

·       Halusinasi visual (penglihatan), penderita melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada seperti melihat bayangan, kilatan sinar suci atau melihat sesorang yang telah meninggal.

·       Halusinasi olfaktorik (pembauan), penderita mencium bau tertentu yang sebenarnya tidak ada di tempat tersebut.

·       Halusinasi taktil (perabaan), penderita merasakan adanya sentuhan baik yang membuatnya merasa nikmat atau tidak nyaman yang sebenarnya rangsangan tersebut tidak ada.

·       Halusinasi gustatorik (pengecapan), penderita merasakan ada rasa makanan atau rasa suatu zat yang sebenarnya hal tersebut tidak ada.

Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter psikiatri agar mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi Anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

 

28 May 2019, 12:25 WIB