Seputar Hidrops Fetalis

Info Penanya, pria 41 Tahun

Selamat malam, Saya Yulius dari Surabaya menanyakan untuk adik ipar saya.. Dia dalam kondisi hamil jalan 22minggu di bulan 6 ini, namun janinnya didiagnosa hidrops fetalis .. Pertanyaan saya : 1. Apakah janin bisa diselamatkan? 2. Adakah obat2an/therapy untuk mengobati kelainan ini? 3. Ke mana bisa dilakukan pemeriksaan detail untuk kasus adik saya? Terima kasih banyak Salam hangat

20 Jun 2019, 09:21 WIB
dr. Alvin Nursalim, SpPD
dijawab oleh: dr. Alvin Nursalim, SpPD

Terima kasih atas pertanyaan Anda

Hidrops fetalis adalah kondisi di mana terdapat penumpukan cairan di tubuh janin yang menyebabkan tubuh janin membengkak. Pada hidrops fetalis, pembengkakan terjadi pada dua atau lebih bagian tubuh janin, misalnya di kulit, rongga perut, selaput paru atau selaput jantung.

Secara sederhana, penyebab hidrops fetalis pada janin adalah adanya ketidakseimbangan antara produksi cairan di ruang jaringan antar sel dengan pembuangannya. Hal ini menyebabkan adanya penumpukan cairan yang tidak normal di ruang-ruang tubuh tertentu.

Penanganan hidrops fetalisMeski kerap kali hidrops fetalis dapat dideteksi sejak masih dalam kandungan melalui pemeriksaan USG, penanganannya masih menjadi tantangan bagi dunia medis, terlebih dengan angka kematian yang terbilang tinggi dan opsi pengobatan yang terbatas.

Jika janin ditemukan mengalami hidrops fetalis saat pemeriksaan kehamilan, sang ibu sebaiknya segera dirujuk ke rumah sakit dengan fasilitas yang memadai. Penyebab terjadinya hidrops fetalis sebisa mungkin harus ditemukan, agar memudahkan penanganan saat bayi telah dilahirkan.

Untuk tindakan medis, terdapat beberapa opsi yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan kondisi janin. Tindakan medis yang dilakukan saat janin masih berada di dalam perut atau setelah dilahirkan, sangat bergantung pada penyebab dan hasil dari pemeriksaan penunjang, yang telah dilakukan terjadap ibu dan janin.

Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah mengurangi jumlah cairan dengan mengeluarkannya saat janin masih berada di dalam kandungan. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan perkembangan dan pertumbuhan janin selama masa kehamilan, dan mengurangi risiko keguguran.

Jika janin berhasil dilahirkan, penanganan setelah kelahirannya pun perlu perhatian khusus. Bayi dengan hidrops fetalis sering kali membutuhkan transfusi dan menderita gangguan perkembangan paru-paru, sehingga penanganannya perlu disiapkan saat proses kelahiran.

Salah satu penyebab terjadinya hidrops fetalis adalah infeksi TORCH (toksoplasma, rubella, cytomegalovirus, dan herpes) yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kehamilan. Infeksi ini dapat dicegah dengan vaksinasi. Karena itu, jika Anda sedang merencanakan kehamilan, pastikan untuk melakukan pemeriksaan dan vaksinasi sesuai dengan anjuran dokter.

Semoga informasi ini membantu.

20 Jun 2019, 09:21 WIB