Sulit ereksi

Info Penanya, pria 21 Tahun

Selamat malam dok, saya laki2 usia 21 sudah 2 minggu ini mengalami sulit ereksi, kalau ereksi tidak keras dan juga lama, sebelumnya saya ada menggunakan tissue magic dok, apakah karna penggunaan tissue magic tersebut atau ada faktor lain dok? Dan apa yang harus saya lakukan terkait masalah ini, mohon bantuannya dok terima kasihšŸ™

21 Jun 2019, 09:29 WIB
dr. Adeline Jaclyn
dijawab oleh: dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya mengenai sulit ereksiĀ menggunakan fitur Tanya Dokter.

Salah satu kemungkinan timbulnya kesulitan untuk ereksi maksimal adalah disfungsi ereksi, namun sangat penting untuk dilakukan wawancara medis yang mendetil dan pemeriksaan fisis secara langsung sebelum menentukan diagnosis. Disfungsi ereksi (DE) merupakan salah satu jenis gangguan seksual pada pria. Secara definisi DE adalah kurangnya kemampuan dalam mempertahankan proses ereksi untuk melakukan aktivitas seksual dengan baik. Gangguan ereksi dapat disebabkan banyak hal, diantaranya adalah:

Kelainan pembuluh darah, termasuk stroke

Kelainan persarafan

Obat-obatan

Kelainan pada penis

Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi. Kerusakan saraf akibat diabetes melitus, alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi. Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguan ereksi ini. Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium.

Psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menyumbang cukup besar penyebab dari gangguan ereksi. Diperlukan evaluasi lengkap dengan tambahan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai kecurigaan penyebab. Nutrisi yang dapat membantu mengatasi gangguan ereksi Anda adalah zink dan kalsium. Jangan minum sembarang obat kuat tanpa pengawasan dokter guna menghindari efek samping yang dapat merugikan kesehatan tubuh.

Untuk melakukan pengobatan diharuslah terlebih dahulu dicari apa penyebabnya. Pada kasus disfungsi ereksi (DE) karena gangguan organis (gangguan fisik/anatomis), terapi yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau obat-obatan.

Untuk DE yang disebabkan karena gangguan psikologis (yang terutama banyak terjadi), pada umumnya tidak diperlukan pembedahan. Untuk mengatasinya terutama haruslah dicari apa faktor pencetusnya (stress, kelelahan, pasangan yang menuntut, narkotika, dll). Setelah didapatkan faktor pencetus, barulah diperbaiki dan dibantu dengan alat atau obat. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, kasus DE akan berulang lagi meskipun sudah sembuh (dengan bantuan alat ataupun obat). Disfungsi ereksi karena faktor psikis memiliki angka kesembuhan yang baik apabila ditatalaksana secara adekuat. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis urologi atau andrologi untuk melakukan pemeriksaan agar diketahui penyebab yang mendasarinya serta dapat dilakukan terapi yang sesuai.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar sulitĀ ereksi, semoga bermanfaat.

Salam sehat.

21 Jun 2019, 09:29 WIB