Cemas Saat Disituasi Tertentu

Info Penanya, wanita 19 Tahun

Halo, dok. Saya mau tanya, saya sering merasa detak jantung saya melebihi seperti biasanya apabila saya berada di lingkungan yang banyak laki-lakinya. Selain itu, saya juga sering merasa cemas dan merasa ingin pergi jauh-jauh dari tempat tersebut. Dan apabila saya duduk dekat laki-laki pasti saya menjaga jarak karena hal tersebut. Itu termasuk gejala apa ya, dok? Dan bagaimana solusi untuk mengatasi hal tersebut? Terima kasih, dok

25 Jun 2019, 13:44 WIB
dr. Atika
dijawab oleh: dr. Atika

Terima kasih telah menanyakan tentang gangguan cemas melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah Anda sedang dalam masa pubertas dan sedang mengalami ketertarikan dengan pihak lawan jenis? Bisa saja hal tersebut terjadi akibat kegugupan Anda seputar pandangan pihak laki-laki terhadap Anda. Hal ini bisa saja normal bila terjadi pada perempuan usia pubertas. Coba Anda gali lebih lanjut pada diri sendiri, kira-kira apa yang Anda cemaskan bila berada di sekitar laki-laki? Apakah Anda kaitannya dengan penampilan, atau justru Anda merasa terancam bila berada di sekitar laki-laki? Yang perlu Anda lakukan adalah menarik nafas yang dalam dan mengajak teman/ orang yang yang Anda percayai untuk bertukar pikiran, mengenai apa kira-kira alasan yang mendasari perilaku Anda.

Namun, apakah rasa cemas yang dirasakan ketika berada dalam lingkungan yang banyak laki-lakinya sampai membuat Anda tidak mampu beraktivitas dan berkonsentrasi dengan baik, dengan kata lain sangat terganggu?

Bila ya, nampaknya keluhan Anda saat ini mengarah pada gangguan cemas. Keluhan yang Anda sampaikan memerlukan wawancara medis yang lebih mendetil untuk mengetahui sejak kapan Anda mengalami hal ini, kapan saja Anda mengalami hal ini, dan hal-hal apa saja yang mengganggu pikiran Anda dan membuat Anda cemas. Hal ini memerlukan pembicaraan dan diskusi yang panjang dan mungkin membutuhkan beberapa kali pertemuan. Kecemasan yang berlebihan memerlukan penanganan yang menyeluruh oleh dokter spesialis kedokteran jiwa /psikiatri. Untuk itu, kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis psikiatri untuk membantu Anda mengatasi gangguan cemas berlebihan Anda.

Penatalaksanaan gangguan cemas dapat dilakukan dengan medikamentosa (obat-obatan) dan non-medikamentosa (tanpa obat). Penggunaan obat-obatan untuk mengatasi masalah ini sebaiknya tidak digunakan di luar pantauan dokter untuk menghindari efek obat yang tidak diinginkan.

Saat ini kami sarankan Anda mengunjngi dokter spesialis psikiatri untuk konsultasi lebih lanjut dan pemberian obat. Dokter akan membantu Anda dengan mendengarkan keluhan Anda dan membantu Anda mencari penyelesaian yang tepat untuk ketakutan Anda. Anda juga dapat mencoba mengatasi serangan panik tanpa obat-obatan. Disamping akan meringankan biaya pengobatan, hal ini juga akan memberikan dampak yang lebih sehat bagi tubuh Anda. Mungkin Anda dapat mencoba beberapa tips untuk mengatasi serangan panik dan gangguan cemas yang Anda alami, seperti :

Cobalah untuk menarik napas dalam dan perlahan-lahan saat serangan

Ingatkan diri Anda bahwa Anda tidak sedang dalam keadaan bahaya

Cobalah untuk membiasakan diri menghadapi hal-hal yang menjadi sumber ketakutan Anda, hingga Anda dapat mengontrol perasaan takut tersebut C

arilah hobi yang mampu membuat Anda melupakan kecemasan Dll

Selain itu, untuk mengatasi serangan panik dan gangguan cemas, Anda dapat juga mencoba untuk melakukan suatu terapi kolompok atau konseling dengan psikiatri. Akan lebih baik jika Anda mampu mengatasi serangan Anda tanpa obat-obatan dibandingkan ketergantungan terhadap obat penghilang rasa cemas. Anda perlu bersabar mengatasi masalah ini karena memang memerlukan waktu yang cukup lama. Jangan mudah putus asa. Sangat baik jika Anda dibantu oleh seorang profesional (dokter spesialis psikiatri) yang dapat membantu Anda dengan konseling dan memantau perkembangan serta kemajuan serta memantau berbagai kesulitan yang Anda hadapi.

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan mengenai gangguan cemas belebihan. Semoga bermanfaat. Salam sehat.

 

25 Jun 2019, 13:44 WIB