Benjolan Putih di Penis

Info Penanya, pria 17 Tahun

Pagi dok , usia saya 17th saya takut terkena penyakit menular seksual padahal saya belum pernah melakukan hubungan seksual sebelumnya . Jadi di penis saya khususnya dibagian batang bawah dan bulu terdapat benjolan putih kecil yang tidak sakit dan kadang gatal tetapi tidak sering. Ketika saya onani saya mengalami perih dibagian batang saya dan ternyata itu dikarenakan benjolan putih kecil yang terkelupas/pecah. Apakah benjolan yang kecil tersebut berbahaya dok? Dan apakah bisa seseorang terkena penyakit menular seksual padahal ia belum pernah melakukan hubungan seksual kecuali onani. Terimakasih dok

27 Jun 2019, 09:42 WIB
dr. Sepriani Timurtini Limbong
dijawab oleh: dr. Sepriani Timurtini Limbong

Terima kasih telah bertanya seputar Benjolan Putih di Batang Penis menggunakan fitur Tanya Dokter

Untuk memastikan diagnosis Anda, selain diperlukan informasi-informasi yang mendetil dan lengkap juga perlu didukung dengan pemeriksaan fisik secara langsung.

Bagaimana bentuk benjolan tersebut, apakah bulat dengan tepi teratur, atau bentuk tidak beraturan?Berapa ukuran benjolan tersebut (dalam satuan mm atau cm)?Bagaimana warnanya? Apakah terdapat warna kemerahan pada benjolan tersebut dan area disekitarnya?Apakah ukurannya semakin membesar atau menetap?Apakah benjolan tersebut hilang timbul atau menetap?Pernahkan Anda mengalami keluhan seperti ini sebelumnya?Adakah keluhan lain yang Anda rasakan?Apakah anda sudah menikah atau memiliki riwayat berganti-ganti pasangan seksual?

Sulit bagi kami untuk mendiagnosa tanpa keterangan yang lengkap dan pemeriksaan fisik. Karena penegakkan diagnosis untuk kelainan kulit memang paling baik dibuat setelah dilakukan pemeriksaan langsung yaitu wawancara medis yang mendalam, pemeriksaan fisik secara langsung dan juga pemeriksaan tambahan atau penunjang bila diperlukan. Benjolan pada alat kelamin yang tidak terasa gatal ataupun panas merupakan keluhan yang tidak khas untuk suatu penyakit tertentu. Sebagian besar benjolan pada kemaluan memang lebih sering disebabkan oleh infeksi, selain itu dapat juga disebabkan oleh kista ataupun moluskum. Namun untuk memastikannya perlu dilakukan pemeriksaan fisik secara langsung oleh dokter untuk membedakannya dengan kemungkinan penyebab penyakit lain.

Pengobatan yang diberikan akan disesuaikan dengan diagnosis yang ditegakkan, dapat berupa pembedahan dengan bius lokal untuk mengangkat benjolan atau hanya pemberian obat.  Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk pemeriksaan langsung supaya penanganan lebih optimal. Hindari untuk mengobati sendiri kelainan pada organ kelamin untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Semoga bermanfaat.

27 Jun 2019, 09:42 WIB