TB pada Anak

Info Penanya, wanita 38 Tahun

Dok...anak saya 1 tahun habis periksa darah...hasilnya Eritrosi 4.77 LED 30/jam dan limfosit 60%. katanya anak saya tb..kalo dari hasil tersebut yang hasil mana ya dok yang membuat anak saya diagnosanya tb

27 Jun 2019, 13:00 WIB
dr. Sara Elise Wijono MRes
dijawab oleh: dr. Sara Elise Wijono MRes

Terima kasih telah menggunakan layanan TanyaDokter Klikdokter.

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB yaitu Mycobacterium tuberculosis. Sebagian besar kuman TB menyerang paru, namun dapat juga mengenai organ tubuh lainnya.

Penularan kuman TB dapat terjadi pada usia berapapun. Kuman ini menular secara droplet (lewat udara) melalui lendir saluran pernapasan/dahak saat bersin atau batuk. Anak atau bayi dapat tertular kuman TB oleh orang pasien TB dewasa aktif karena pada umumnya TB pada bayi atau anak tidak menular kepada anak lain.

Pasien TB anak dapat ditemukan melalui dua pendekatan utama, yaitu investigasi terhadap anak yang kontak erat dengan pasien TB dewasa aktif dan menular, serta anak yang datang ke pelayanan kesehatan dengan gejala dan anda klinis yang mengarah ke TB. Gejala klinis TB pada anak tidak khas, karena gejala serupa juga dapat disebabkan oleh berbagai penyakit selain TB.

Gejala umum TB pada anak :

  • Nafsu makan tidak ada (anoreksia) atau berkurang, disertai gagal tumbuh (failure to thrive).Masalah Berat Badan (BB)
  • BB turun selama 2-3 bulan berturut-turut tanpa sebab yang jelas, ATAU BB tidak naik dalam 1 bulan setelah diberikan upaya perbaikan gizi yang baik ATAU BB tidak naik dengan adekuat.
  • Demam lama (≥2 minggu) dan atau berulang tanpa sebab yang jelas (bukan demam tifoid, infeksi saluran kemih, malaria, dan lain lain). Demam yang umumnya tidak tinggi (subfebris) dan dapat disertai keringat malam.
  • Lesu atau malaise, anak kurang aktif bermain. 
  • Batuk lama atau persisten ≥3 minggu, batuk bersifat non-remitting (tidak pernah reda atau intensitas semakin lama semakin parah) dan penyebab batuk lain telah disingkirkan;
  • Keringat malam dapat terjadi, namun keringat malam saja apabila tidak disertai dengan gejala-gejala umum lain bukan merupakan gejala spesifik TB pada anak.

Memang untuk mendiagnosis TB pada bayi atau anak cukup sulit, mengingat gejalanya yang tidak spesifik. Saat ini para dokter menggunakan sitem skoring untuk mendeteksi seorang anak terkena penyakit TB. Antara lain dengan uji tes mantoux positif, adanya riwayat kontak dengan orang dewasa penderita TB aktif dan menular, gejala Tb, dan hasil rontgen. Pemeriksaan darah tidak termasuk dalam skoring untuk diagnosis TB pada anak.

Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesiali Anak terdekat, agar dapat mengetahui kondisi dan solusi untuk anak Anda.

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga informasi ini bermanfaat.

27 Jun 2019, 13:00 WIB