Penularan HIV

Halo dok saya mau bertanya saya kahwatir soalnya pada bulan lalu saya telah melakukan hal bodo yaitu maaf di onani sama terapis di spa saya khawatir tentang penularan hiv pertanyaan saya apakah melakukan hal tersebut beresiko tertular hiv jika sang trapis positif hiv, dan apabila tangan sang trapis luka apakah meningkatkan resiko tertular terimakasib dok

Lihat Selengkapnya
pria, 21 Tahun22 Jul 2019, 03:58 WIB

dr. Atika

Dijawab oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya dokter.

HIV umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara membran mukosa atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim, transfusi darah, jarum suntik.yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut. Perlu diketahui bahwa penularan penyakit ini melalui :

·         Lewat cairan darah:

o    Melalui transfusi darah / produk darah yg sudah tercemar HIV

o    Lewat pemakaian jarum suntik yang sudah tercemar HIV, yang dipakai bergantian tanpa disterilkan, misalnya pemakaian jarum suntik dikalangan pengguna Narkotika Suntikan

o    Melalui pemakaian jarum suntik yang berulangkali dalam kegiatan lain, misalnya : peyuntikan obat, imunisasi, pemakaian alat tusuk yang menembus kulit, misalnya alat tindik, tato, dan alat facial wajah

·         Lewat cairan sperma dan cairan vagina:

o    Melalui hubungan seks penetratif (penis masuk kedalam Vagina/Anus), tanpa menggunakan kondom, sehingga memungkinkan tercampurnya cairan sperma dengan cairan vagina (untuk hubungan seks lewat vagina) ; atau tercampurnya cairan sperma dengan darah, yang mungkin terjadi dalam hubungan seks lewat anus.

·         Lewat Air Susu Ibu:

o    Penularan ini dimungkinkan dari seorang ibu hamil yang HIV positif, dan melahirkan lewat vagina; kemudian menyusui bayinya dengan ASI.

o    Kemungkinan penularan dari ibu ke bayi (Mother-to-Child Transmission) ini berkisar hingga 30%, artinya dari setiap 10 kehamilan dari ibu HIV positif kemungkinan ada 3 bayi yang lahir dengan HIV positif.

AIDS tidak ditularkan melalui :

·         Makan dan minum bersama, atau pemakaian alat makan minum bersama.

·         Pemakaian fasilitas umum bersama, seperti telepon umum, WC umum, dan kolam renang.

·         Ciuman, senggolan, pelukan dan kegiatan sehari-hari lainnya.

·         Lewat keringat, atau gigitan nyamuk

Dengan demikian, bila memang sang terapis positif HIV, hanya mungkin terjadi penularan HIV bila ada luka berdarah di tangan sang terapis, dan kebetulan darahnya masuk pada kulit kelamin Anda yang juga sedang ada luka terbuka. Jika tidak ada kedua kondisi itu, maka kemungkinannya kecil terjadi penularan hiv.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,  

 

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

demam, pembengkakan kelenjar getah bening, infeksi jamur

Dijawab oleh:dr. Muhammad Iqbal Ramadhan

Penularan HIV Lewat ASI, Bisakah?

Dijawab oleh:dr. Sepriani Timurtini Limbong

Seks Oral dan HIV

Dijawab oleh:dr. Sepriani Timurtini Limbong

Seputar Infeksi HIV

Dijawab oleh:dr. Sara Elise Wijono MRes

Penularan HIV

Dijawab oleh:dr. Reza Fahlevi

1 KOMENTAR

Avatar
sukarlianingsih
1 Tahun Lalu

dok mhn mf ni mlm2 mengganggu krn sy bingung ank sy terkena hiv trs skrg terapi pengobatan tp efekny kok lemas tdk mau mkn badan semakin kurus bagaimana ya dok mengatasiny mhn petunjukny se x lg mhn mf sy syok dok

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk