Cegukan dan sesak napas

Info Penanya, pria 22 Tahun

selamat malam dok. Apakah cegukan selama beberapa hari bisa membuat sesak nafas dok? ini terjadi pada ayah saya yang sudah melakukan operasi pengeluaran cairan yang ada di otak, awalnya setelah operasi kondisi ayah saya normal dan sempat sadarkan diri. tapi karna dokter di RS tempat ayah saya dirawat menekan dada bagian kanan (saya tidak tau tujuannya untuk apa), ayah saya langsung merespon dan terkena cegukan selama beberapa hari, setelah cegukan bbrp hari ayah saya sesak nafas, demam dan tidak sadarkan diri lagi sampai koma dan meninggal. bagaimana pendapatnya dok?

24 Jul 2019, 23:17 WIB
dr. Adeline Jaclyn
dijawab oleh: dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya mengenai cegukan dan sesak napas melalui fitur Tanya Dokter di KlikDokter. 

Cegukan atau hiccup yang dalam bahasa kedokteran dikenal dengan nama singultus adalah kontraksi otot-otot pernapasan, yaitu diafragma (otot pernapasan utama yang terletak di antara dada dan perut) dan otot-otot di antara tulang rusuk (intercostalis), yang menyebabkan gerakan menarik napas namun tiba-tiba diikuti dengan menutupnya glottis (katup saluran napas) secara tidak normal sehingga terdengarlah suara cegukan itu. 

Cegukan umumnya akan menghilang dengan sendirinya, cegukan yang terjadi lebih dari 48 jam dan berlangsung terus menerut perlu dievaluasi lebih lanjut karena dapat disebabkan oleh kondisi medis tertentu seperti kerusakan otak, kelainan pembuluh darah otak, gangguan keseimbangan elektrolit.

Sesak napas dapat menjadi salah satu gejala dari berbagai macam penyakit. Sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru), gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung) atau gangguan sistem pencernaan (lambung)

Penyebab kegawatdaruratan karena sesak napas dapat berupa :

  • Asma : batuk, mengi
  • Infeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napas
  • Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dan lain sebagainya)
  • Sakit jantung (disertai nyeri dada)
  • Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), pendarahan

Selain dari kelainan organik juga perlu dicari ada tidaknya gangguan psikologis, karena sesak napas juga dapat disebabkan oleh rasa cemas, panik, stres, depresi dan berbagai emosi negatif lainnya. Jika memang tidak ada masalah organik maka masalah psikologis harus dipikirkan, dan bukan tidak mungkin jika sesak napas merupakan akibat dari kombinasi keduanya.

Penanganan sesak nafas dilakukan berdasarkan penyebab dasar terjadinya sesak nafas tersebut. 

Apa Bahayanya Cegukan Terus-menerus seperti Sandiaga Uno?

Penyebab Cegukan Terus-menerus seperti Dialami Sandiaga Uno

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan seputar cegukan dan sesak napas. Semoga bermanfaat. 

Salam sehat.

24 Jul 2019, 23:17 WIB