Keputihan disertai nyeri buang air kecil

Info Penanya, wanita 25 Tahun

Dok ini muncul bercak kuning di dalam mrs. V saya. Kira kira apa ya dok? Pas kencing agak nyeri gitu

25 Jul 2019, 14:26 WIB
dr. Nabila Viera Yovita
dijawab oleh: dr. Nabila Viera Yovita

Terima kasih telah bertanya seputar keputihan disertai nyeri buang air kecil menggunakan fitur Tanya Dokter.

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan terdiri dari dua macam, fisiologis (alami) dan patologis (kelainan). 

Keputihan alami adalah keputihan yang masih bersifat normal. Karakteristik dari keputihan ini antara lain berjumlah sedikit, cair, bening, tidak berbau, dan tidak menyebabkan gatal. Keputihan alami dapat terjadi karena perubahan hormonal selama siklus haid, stres, kehamilan, alat kontrasepsi, dan aktivitas seksual.

Sementara itu, keputihan kelainan adalah keputihan yang tidak normal. Keputihan ini bersifat bau, gatal, dan jumlahnya cukup banyak. Penyebabnya bisa karena proses infeksi, alergi, benda asing, atau tumor di saluran reproduksi. 

Umumnya, keputihan akan menimbulkan gejala berupa perubahan cairan pada vagina (misalnya menjadi kental, berbau, dan berubah warna). Kondisi ini dapat disertai salah satu atau lebih gejala, seperti gatal, nyeri pada area vagina, nyeri saat buang air kecil, perdarahan saat menstruasi, dan perdarahan setelah berhubungan seksual.

Selain itu, gejala keputihan juga bisa dibedakan berdasarkan penyebabnya. 

Sedangkan nyeri saat berkemih pada wanita pada umumnya disebabkan oleh infeksi saluran kemih. Dengan adanya keputihan dan infeksi saluran kemih, kemungkinan besar kebersihan organ intim anda belum diperhatikan secara maksimal. Apakah anda sudah membasuh dengan air dan lap kering setelah pergi ke toilet?

Infeksi saluran kemih (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, BAK sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kemih dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK, dan hubungan seksual yang tidak sehat. ISK lebih mudah terjadi pada wanita karena wanita daripada pria.

Tindakan yang dapat dilakukan pertama kali adalah meningkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari dan tidak menahan BAK. Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih. Jangan pernah menahan kencing, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK. Karena tidak ada obat yang menjamin penyakit ini tidak kambuh lagi, hal yang dapat dilakukan adalah menjaga daerah genital agar tetap kering dan bersih dan asupan cairan yang cukup. Selain hal-hal tersebut, terkadang pemberian obat-obatan juga diperlukan untuk mengatasi gejala(simptomatik) seperti untuk mengatasi nyeri ataupun demam yang menyertai dan juga untuk memberantas organisme penyebab infeksi saluran kemih tersebut. Untuk mengetahui pengobatan yang sesuai, perlu diketahui organisme penyebab yang dapat diketahui melalui pemeriksaan lebih lanjut dengan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan urinalisis.

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai keputihan disertai nyeri buang air kecil. Semoga bermanfaat. Salam 

25 Jul 2019, 14:26 WIB