Muntah pada Anak

Info Penanya, wanita 24 Tahun

hai dok, saya mau tanya nie, anak saya mengalami muntah2 . . solusi apa yg harus saya lakukan pertama.

29 Jul 2019, 10:32 WIB
dr. Sara Elise Wijono MRes
dijawab oleh: dr. Sara Elise Wijono MRes

Terima kasih telah bertanya tentang Muntah Pada Anak melalui fitur Tanya Dokter

Kebanyakan muntah pada anak biasanya disebabkan oleh infeksi virus yang melapisi dinding lambung atau karena keracunan makanan. Seringkali anak yang mengalami muntah juga mengalami diare.

Terkadang muntah dapat juga disebabkan oleh adanya penyakit yang lebih serius seperti sumbatan saluran pencernaan (sumbatan pada usus) yang membutuhkan perhatian khusus. Jika muntah berkaitan dengan nyeri kepala hebat, infeksi pada otak atau perdarahan otak perlu dipikirkan sebagai penyebab. Seberapa sering anak muntah? Apakah ada gejala lain seperti nyeri kepala? Untuk membedakan penyebabnya, diperlukan pemeriksaan fisik langsung oleh dokter.

Apa yang akan terjadi pada anak yang mengalami muntah?

Muntah pada anak biasanya akan berhenti dalam 6-24 jam. Perubahan dalam pola makan mendukung kecepatan penyembuhan. Jika anak mengalami diare, maka biasanya muntah dapat berlanjut selama beberapa hari. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan dalam memberikan pertolongan pertama pada anak yang muntah:

Berikan cairan hingga 8 jam pertama (hindari makanan padat) sampai anak tidak lagi muntah Anda dapat memberinya air gula, air tebu atau oralit.

Hindari memberikannya air putih saja. Mulailah dengan memberikan 1 sdt - 1 sdm cairan, bergantung dari usia anak setiap 5 menit atau 15-30 ml setiap 15 menit. Setelah 4 jam tanpa muntah, berikan dalam jumlah 2x lipat nya setiap jam.

Jika anak Anda masih tetap muntah saat diberikan, istirahatkan lambungnya selama 1 jam dan mulai lagi dalam jumlah yang sedikit.Berikan makanan lunak setelah 8 jam bebas muntah Untuk anak yang lebih besar, cobalah berikan bubur, nasi tim, sup atau kentang yang dihaluskan. Untuk balita, cobalah berikan ia susu. Biasanya anak dapat mulai makan dengan normal setelah 24 jam masa pemulihan bebas muntah.Hubungi dokter segera bila terdapat tanda bahaya berikut ini :

Anak Anda menunjukkan tanda dehidrasi (tidak ada urine selama lebih dari 8 jam, mulut kering dan tidak ada air mata sewaktu menangis)

Muntah yang disertai darah atau berwarna kehijauan

Anak menjadi kurang aktif

Anak terus menerus muntah, jika diberikan jumlah kecil cairan

Anak merasakan nyeri perut atau nyeri kepala hebat

Anak terlihat pucat dan lemah

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan seputar Muntah Pada Anak. Semoga bermanfaat.

29 Jul 2019, 10:32 WIB