Lasik, Apakah Berbekas dan Info Lainnya

Info Penanya, pria 18 Tahun

halo dok, saya mau nanya tentang lasik lasik membuat kornea mata kita jadi datar ..apakah bisa kembali normal ?? dan apakah ada bekas lasik dok .?

31 Jul 2019, 11:36 WIB
dr. Astrid Wulan Kusumoastuti
dijawab oleh: dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Terima kasih telah bertanya seputar operasi lasik menggunakana layanan e-konsultasi Klikdokter

LASIK yang merupakan singkatan dari Laser In-Situ Keratomileusis merupakan salah satu dari Bedah Refraktif mata yang mampu memperbaiki tajam penglihatan melalui prosedur yang secara permanen mengubah bentuk dari kornea (selaput bening yang meliputi mata bagian depan) menggunakan laser dingin sehingga banyak orang bebas dari kacamata atau lensa kontak. Berikut metode operasi LASIK:

Dokter akan melakukan operasi LASIK dengan membuat flap (lapisan tipis) pada kornea baik menggunakan pisau (LASIK konvensional) atau menggunakan laser (Intralase LASIK). Lapisan tipis ini akan dibuka dan bagian dalam kornea disinari dengan laser dalam waktu kurang dari 30 detik untuk membuat permukaan kornea yang baru. Setelah penyinaran selesai, flap akan dikembalikan ke posisi semula dan akan melekat dengan sendirinya tanpa perlu dijahit. Seluruh prosedur LASIK hanya berlangsung kurang dari 30 menit dan menggunakan teknologi dengan keakuratan yang sangat tinggi.

Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi apabila akan menjalankan operasi LASIK ini diantaranya adalah :

  • Usia 21 tahun atau 18 tahun keatas apabila refraksi mata atau ukuran kacamata sudah stabil selama 1 tahun
  • Apabila memakai lensa kontak, maka harus lepas dari soft contact lens minimal 2 minggu, Rigid Gas Permeable (RGP) lenses dilepaskan selama 3 minggu, dan hard contact lens selama 4minggu sebelum evaluasi. Hal ini dikarenakan lensa kontak dapat mengubah bentuk kornea
  • Memiliki mata yang sehat sehingga meminimalkan risiko operasi
  • Memiliki salah satu atau lebih kelainan refraksi seperti miopia (rabun dekat), hipermetropia (rabun jauh), dan astigmatisme (silinder)
  • Tidak sedang hamil

 

Seperti layaknya semua tindakan medis yang dijalankan, selalu ada risiko yang terkandung di dalamnya. Setiap individu memiliki karakteristik yang berbeda-beda, karena itu sangat penting untuk dipahami risiko dan komplikasi yang dapat terjadi selama tahapan Bedah Refraktif ini. Risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi diantaranya adalah:

  • Sindroma mata kering yang parah. Sebagai komplikasi dari operasi, mata seorang pasien dapat tidak memproduksi atau sangat berkurang produksi air matanya untuk menjaga mata tetap nyaman dan lembab. Hal ini dapat menyebabkan penurunan daya pandang, kabur, dan gejala lain.
  • Efektifitas dan keamanan jangka panjang dari LASIK masih belum diketahui karena teknologi LASIK masih tergolong baru.
  • Hasil tidak akan terlalu baik bagi pasien yang memiliki kelainan refraksi besar (minus pada mata>12, atau plus > 6)
  • Beberapa pasien dapat mengalami penurunan daya pandang yang tidak dapat dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak.
  • Setelah operasi, beberapa pasien dapat mengalami gambaran halo, glare atau pandangan ganda yang mempengaruhi penglihatan di malam hari.
  • Tidak semua pasien dapat memiliki tajam penglihatan 20/20 setelah operasi, beberapa masih membutuhkan kacamata atau lensa kontak meskipun dengan dioptri yang rendah.
  • Bagi beberapa pasien dengan rabun dekat, hasil dari operasi dapat berkurang seiring dengan bertambahnya usia

Perawatan setelah lasik paling penting selama 1 bulan, selebihnya bisa beraktifitas biasa. Resiko paling buruk lasik bila terjadi infeksi yang berat. Namun Anda tidak perlu takut, selama operasi dilakukan oleh dokter spesialis mata yang berkompeten risiko yang dapat terjadi lebih sedikit.

Demikian informasi seputar operasi lasik yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

31 Jul 2019, 11:36 WIB