Keluhan Masalah Pencernaan

dok saya susah bab, sering mendadak mual dan agak nyeri di daerah punggung kira kira kenapa ya?

Lihat Selengkapnya
pria, 34 Tahun05 Agt 2019, 10:48 WIB

dr. Devia Irine Putri

Dijawab oleh:

dr. Devia Irine Putri

Terima kasih telah bertanya seputar masalah pencernaan dengan menggunakan fitur Tanya Dokter dari Klikdokter.com

Sejak kapan keluhan susah BAB yang dirasakan? Bagaimana pola buang BAB-nya? Apakah konsistensi tinja keras saat keluar? Adakah perubahan pola BAB dari sembelit menjadi diare? Bagaimana pola hidup Anda? Sudahkan makan makanan yang berserat, olahraga, minum air putih yang cukup? Apakah ada darah yang menyertai saat BAB? 

Susah buang air besar, atau yang biasa disebut dengan konstipasi atau sembelit, merupakan suatu keadaan dimana feses menjadi lebih keras dan sulit untuk dikeluarkan sehingga frekuensi buang air besar menjadi lebih jarang dari biasanya. Frekuensi buang air besar berbeda-beda pada setiap orang. Tidak semua orang mampu buang air besar setiap hari, namun hal tersebut tidak dapat dikatakan tidak normal. Dalam keadaan normal, seseorang dapat buang air besar dengan frekuensi 3x/hari hingga 3x/minggu. Jika frekuensi buang air besar anda < 3x/minggu baru dapat dikatakan bahwa Anda menderita konstipasi.

Konstipasi terjadi karena kecepatan makanan melewati kolon (usus besar) terlalu lambat, sehingga kolon memiliki waktu yang lebih banyak untuk menyerap air yang terkandung dalam sisa-sisa makanan, dan hal ini menyebabkan feses menjadi keras dan kering. Beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya konstipasi antara lain:

  • Kurang minum untuk waktu yang lamaKurang olah raga
  • Kurang asupakan makanan berserat
  • Konsumsi kafein, teh atau alkohol yang berlebihan
  • Kebiasaan menunda buang air besar.
  • Penggunaan beberapa jenis obat, seperti obat penghilang rasa sakit dan pereda batuk yang mengandung kodein, obat antidepresi, obat antikejang, suplemen zat besi, beberapa jenis obat-obatan antihipertensi, dan obat-obatan yang mengandung kalsium dan aluminium
  • Penggunaan obat-batan pencahar secara berlebihan dan untuk waktu yang lama. Penggunaan obat pencahar secara berlebihan dapat merusak persarafan dan dinding usus besar sehingga menimbulkan terjadinya konstipasi.
  • Kelainan hormonal, seperti pada keadaan hipotiroidisme, hiperparatiroidisme, dan keadaan dimana kadar estrogen dan progesteron tinggi dalam darah seperti saat menstruasi dan saat hamil.
  • Adanya penyakit yang diderita yang menimbulkan gangguan pada persarafan dinding kolon seperti : kencing manis, skleroderma, dan kanker kolon.
  • Adanya kelainan pada sistem persarafan tubuh, seperti pada penderita penyakit parkinson, multiple sklerosis, dan kelainan tulang belakang.
  • Adanya luka pada kulit anus
  • Adanya kelainan psikologis akibat kecemasan yang berlebihan, dan sebagainya.

Sebagian besar kasus konstipasi dapat diatasi dengan melakukan perubahan gaya hidup, seperti :

  1. Konsumsi makanan berserat tinggi setiap hari.
  2. Tingkatkan asupan cairan ke dalam tubuh minimal 8 gelas sehari (2 gelas saat bangun pagi, 4 gelas sepanjang hari, 2 gelas saat akan tidur).
  3. Konsumsi makanan yang kaya akan serat harus diimbangi dengan minum cairan dalam jumlah banyak. Peningkatan asupan cairan ke dalam tubuh tanpa diikuti oleh peningkatan asupan serat tidak akan memberikan pengaruh yang bermakna dalam mengatasi konstipasi.
  4. Olahraga secara teratur
  5. Jangan menunda keinginan untuk BAB.

Silahkan coba langkah2 ini untuk membantu mengatasi keluhan anda. Jika masalah konstipasi Anda sudah berlangsung cukup lama sebaiknya anda segera memeriksakan diri anda kepada dokter spesialis penyakit dalam untuk mencegah terjadinya komplikasi dari konstipasi seperti hemoroid (wasir) atau fisura ani (luka pada kulit disekitar anus). 

Sedangkan untuk masalah mual sangatlah banyak penyebabnya. Sejak kapan mual dirasakan? Adakah ada waktu - waktu tertentu yang menyebabkan mual muncul? Obat apa yang sudah dikonsumsi? Keluhan nyeri punggung seperti apa yang dirasakan? Apakah tertusuk/pegal/terbakar? Sejak kapan keluhan tersebut? Apakah ada aktivitas berat yang di lakukan? 

Berikut ini merupakan beberapa kondisi yang mencetuskan keluhan mual :

  • Pergerakan yang mendadak
  • Kehamilan
  • Infeksi bakteri atau virus
  • Heartburn atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)
  • Kemoterapi
  • Makanan pedas atau berlemak
  • Nyeri hebat misalnya pada pankreatitis
  • Peningkatan asam lambung
  • Perlukaan di usus
  • Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV)
  • Infeksi telinga
  • Serangan jantung
  • Meningitis
  • Migrain

Sedangkan keluhan nyeri punggung dapat disebabkan masalah otot, ginjal, saraf, maupun tulang. Perlu dilakukan pemeriksaan yang menyeluruh untuk mengetahui penyebab mual dan nyeri punggung yang Anda maksud. Oleh sebab itu Anda dapat berkonsultasi kepada dokter spesialis penyakit dalam untuk masalah sembelit dan mual yang Anda alami, sedangkan masalah nyeri punggung Anda dapat ke dokter spesialis saraf. 

Berikut ini kami lampirkan Artikel kesehatan yang dapat Anda baca untuk menambah wawasan :

Baca Juga

Demikian informasi yang dapat diberikan, semoga bermanfaat.

Salam

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Sulit Buang Air Besar

Dijawab oleh:dr. Sepriani Timurtini Limbong

sulit Buang air besar dan perut terasa penuh

Dijawab oleh:dr. Muhammad Iqbal Ramadhan

BAB Keras

Dijawab oleh:dr. Atika

Sembelit dan BAB Berdarah

Dijawab oleh:dr. Atika

Mual dan BAB Tidak Lancar

Dijawab oleh:dr. Sara Elise Wijono MRes

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk