Menurunkan Tinggi Badan

Info Penanya, wanita 12 Tahun

Bagaimana cara menurunkan tinggi badan)

13 Aug 2019, 13:23 WIB
dr. Sepriani Timurtini Limbong
dijawab oleh: dr. Sepriani Timurtini Limbong

Terima kasih telah menanyakan tentang mengurangi tinggi badan dan menambah berat badan  menggunakan fitur Tanya Dokter.

Tinggi badan masih dapat terjadi selama tulang masih dapat memanjang. Pemanjangan tulang masih dapat terjadi bila lempeng epifisis belum menutup. Pada pria pertumbuhan tinggi badan melambat atau berhenti pada usia sekitar 20-21 tahun. Hal ini dapat berbeda antara tiap orang karena variasi individu. Faktor yang paling berpengaruh pada variasi tinggi badan antara lain:

1. Genetik atau keturunan.2. Ras.3. Gizi dan aktivitas fisik selama masa pertumbuhan.

Sampai sekarang belum ada cara yang terbukti dapat mengurangi tinggi badan. Saran Kami sebaiknya menerima saja apa yang telah diberikan Tuhan kepada Anda karena memang banyak orang di luaran sana yang malah ingin menambah tinggi dengan cara olahraga. 

Dan untuk menambah berat badan, Pada dasarnya, yang menyebabkan berat badan seseorang tidak bertambah adalah karena asupan energi yang lebih rendah dari kebutuhan sebenarnya, sehingga energi cadangan Anda dalam bentuk lemak akan digunakan. Penyebab lain adalah karena metabolisme tubuh yang cepat (biasanya merupakan faktor keturunan). Selain itu, seseorang yang termasuk dalam kategori kurus dapat disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti hipertiroid atau tuberkulosis.

Faktor genetik atau keturunan disebutkan memberikan pengaruh terhadap metabolisme tubuh seseorang, dan secara tidak langsung mempengaruhi berat badan. Gen berperan dalam memberikan instruksi kepada tubuh untuk merespon perubahan dari sekitarnya. Namun faktor tersebut tidak berdiri sendiri dalam mempengaruhi berat badan seseorang, dan dipengaruhi oleh faktor lain seperti asupan gizi (nutrisi), aktivitas fisik, dan sebagainya. 

Kami akan menjawab pertanyaan Anda dengan menggambarkan beberapa cara sehat untuk menaikkan berat badan, yaitu :

1. Makan secara teratur 3 kali sehari dengan gizi seimbang, dengan porsi lebih banyak dari biasanya. Serta ditambah 2 kali makanan kecil (biskuit yang mengandung keju dan susu, minuman yogurt, jus buah). Gizi seimbang adalah susunan hidangan sehari yang mengandung zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk dapat hidup sehat secara optimal. Perkiraan jumlah yang disarankan adalah karbohidrat 50% per hari, protein 20% sehari, dan lemak 30% sehari. 2. Meningkatkan asupan protein dan karbohidrat sangat baik untuk meningkatkan berat badan. Makan lebih banyak protein dan karbohidrat seperti roti, nasi, umbi-umbian, ikan, daging, tempe, tahu. Berolahraga secara teratur. Beberapa jam setelah olahraga biasanya akan terasa lapar sehingga meningkatkan nafsu makan, yang tentunya berguna untuk menaikkan berat badan. Jenis olah raga pun tidak perlu yang sulit atau terlalu berat. Berjalan kaki selama 30 menit secara teratur sudah cukup untuk menjaga keseimbangan tubuh.3. Memperbanyak minum air putih, dapat memperbaiki metabolisme tubuh serta melancarkan pencernaan. Minum setidaknya 1.5-2 liter air mineral sehari.4. Saat minum susu, pilihlah susu full cream (whole milk) agar diperoleh nutrisi lebih.

Selain itu, cobalah untuk memperhatikan label makanan yang dikonsumsi, untuk mengetahui jumlah kalori dan kandungan nutrisi pada produk makanan tersebut.

Apabila cara di atas belum berhasil, kami menyarankan pemeriksaan ke dokter untuk mencari tahu apakah ada kemungkinan penyakit lain yang mendasari. Konsultasi dengan dokter spesialis gizi juga membantu untuk mengetahui makanan yang dapat meningkatkan berat badan.

Demikian penjelasan tentang  mengurangi tinggi badan dan menambah berat badan, semoga bermanfaat.

Salam.

13 Aug 2019, 13:23 WIB