Pengobatan Gula Darah Tinggi

Info Penanya, pria 17 Tahun

dok, begini. Saya punya Bapak umur kurang lebih 56 tahun. Bapak saya dulu sering mengkonsumsi obat obatan pereda nyeri seperti Paramex Nyeri otot dan Sakit kepala (karena sudah terlalu sering minum obat tersebut efek dari paramex sudah tidak terasa lagi) jadi Setiap malam Bapak saya susah tidur, ketika hendak mau tidur kaki beliau terasa panas. jadi Bapak saya belikan obat Tawon Liar kata Bapak saya setelah minum obat itu Bapak saya merasa enak tidur, tapi obat itu hanya berfungsi beberapa hari saja. Beliau juga agak jarang melakukan olahraga seperti berlari di pagi hari dsb. Terkadang Bapak saya hanya berjemur dibawah matahari pagi. Kemarin sempat cek ke Apotek terdekat. Bapak saya kadar gula darahnya -+190 dan kadar asam uratnya -+6,5 mg/dL, pertanyaannya obat yang cocok buat bapak saya apa dok (apakah yang herbal ada?) jika selain obat perlu memakan buah atau sayur apa aja dok? terima kasih.

13 Aug 2019, 13:50 WIB
dr. Sepriani Timurtini Limbong
dijawab oleh: dr. Sepriani Timurtini Limbong

Terima Kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan hiperglikemia ( kadar gula tinggi dalam darah). Keadaan hiperglikemia ini disebabkan karena kurangnya produksi hormon insulin (diabetes mellitus tipe 1- faktor genetik, diderita sejak kecil) atau kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap insulin (diabetes melitus jenis 2-baru diderita pada masa dewasa akibat menjalani gaya hidup yang kurang sehat-berat badan berlebih, merokok,dll).

Tujuan dari pengobatan diabetes adalah dengan mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil. Jika gula darah tidak stabil atau bahkan cenderung meningkat, dapat mengakibatkan komplikasi mulai dari risiko terkena penyakit jantung, stroke, gagal ginjal hingga pada seluruh organ tubuh. Jenis pengobatannya pun tergantung dari kadar gula darah Anda dan perjalanan penyakit pada Anda. Pengobatan mulai dari hanya menjaga pola makan dan gaya hidup, obat diabetes oral (tablet), hingga insulin. Obat-obatan diabetes ada banyak jenisnya, dari yang bekerja mengeluarkan insulin hingga yang bekerja meningaktkan fungsi dari insulin. Anda dapat memulainya dengan berolahraga secara rutin (3-4x dalam seminggu, olahraga ringan-sedang selama minimal 20 menit), mengurangi karbohidrat dan gula dalam diet, dan memperbanyak sayuran dan buah. Untuk mendapatkan pengobatan yang tepat kami sarankan Anda melakukan konsultasi ke dokter specialis penyakit dalam.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.Salam

13 Aug 2019, 13:50 WIB
Ibu SBY Sakit, Ini Penyakit yang Sering Dialami Lansia (Foto: Abror Rizki/Rumgapres)
Info Sehat
Ibu SBY Sakit, Ini Penyakit yang Sering Dialami Lansia
Minuman Kemasan Rendah Gula Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes? (Manit Seekhao/Shutterstock)
Info Sehat
Minuman Kemasan Rendah Gula Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes?
Benarkah Makan Pisang Bisa Bantu Menurunkan Berat Badan? (Yuri-Shevtsov/Shutterstock)
Info Sehat
Benarkah Makan Pisang Bisa Bantu Menurunkan Berat Badan?
Keseringan Mager alias Malas Gerak, Waspadai 4 Penyakit Ini (Roman-Samborskyi/Shutterstock)
Info Sehat
Keseringan Mager alias Malas Gerak, Waspadai 4 Penyakit Ini
Nasi Merah vs Nasi Putih, Mana Lebih Aman bagi Penderita Diabetes? (Sanit Fuangnakhon/Shutterstock)
Info Sehat
Nasi Merah vs Nasi Putih, Mana Lebih Aman bagi Penderita Diabetes?
Mengenal Manfaat Nasi Dingin untuk Penderita Diabetes (K321/Shutterstock)
Info Sehat
Mengenal Manfaat Nasi Dingin untuk Penderita Diabetes
Minum Bubble Tea Setiap Hari Bisa Sebabkan Gagal Ginjal? (Emodpk/Shutterstock)
Info Sehat
Minum Bubble Tea Setiap Hari Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?
3 Penyakit Lansia yang Bisa Dicegah dari Usia Muda (Oneinchpunch/Shutterstock)
Info Sehat
3 Penyakit Lansia yang Bisa Dicegah dari Usia Muda
Polusi Udara dan Kebisingan Lalu Lintas Picu Risiko Kardiometabolik (Andy Wong/AP Photo)
Info Sehat
Polusi Udara dan Kebisingan Lalu Lintas Picu Risiko Kardiometabolik
Pemanis Buatan untuk Penderita Diabetes, Apakah Aman? (Eskymaks/Shutterstock)
Info Sehat
Pemanis Buatan untuk Penderita Diabetes, Apakah Aman?