Penanganan Flu Pada Ibu Hamil

Info Penanya, wanita 31 Tahun

Dok, Saya ibu hamil 2 bulan dan terkena flu, karena bidan tutup saya beli obat di apotek, nama obatnya molexflu, obat tsb aman ga buat di minum ibu hamil? Terima kasih

30 Aug 2019, 09:44 WIB
dr. Devia Irine Putri
dijawab oleh: dr. Devia Irine Putri

Terima kasih telah bertanya seputar penanganan flu pada ibu hamil dengan menggunakan fitur Tanya Dokter dari Klikdokter.com

Penyakit flu dapat menyerang siapa saja, tak terkecuali pada ibu hamil. Pada umumnya, penyakit flu disebabkan oleh infeksi virus sehingga umumnya tidak memerlukan pengobatan khusus dan akan pulih dengan sendirinya. Yang paling penting adalah menjaga daya tahan tubuh dengan cukup istirahat dan makan yang baik dan bergizi. 

Gunakan cara cara yang alamiah untuk menanggulangi flu seperti cukup istirahat, makan makanan yang bergizi, hindari minuman dingin dan cuaca dingin. Jika kondisi memburuk segera hubungi dokter dan berkonsultasilah dengan dokter agar mendapatkan terapi pengobatan yang sesuai kebutuhan Anda.

Obat molexflu mengandung Paracetamol dan Phenylpropanolamine HCl. Kandungan phenylpropanolamine masuk ke dalam obat kategori C untuk ibu hamil, sedangkan CTM masuk ke dalam kategori B. Artinya obat ini tidak disarankan untuk wanita hamil dan menyusui, kecuali dengan pertimbangan medis dari dokter.

Dibandingkan dengan mengkonsumsi obat flu lebih baik mengatasi flu dengan cara alami. Berikut ini merupakan saran yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi flu secara alami:

  • Minum yang banyak

Anda mungkin berpikir bahwa ini merupakan hal sepele, namun minum merupakan cara untuk menggantikan cairan yang hilang dari tubuh. Gejala pilek dapat menyebabkan dehidrasi jika keluhan juga disertai muntah dan diare. Minuman seperti air putih, jus atau minuman elektrolit dapat membantu memperbaiki keseimbangan cairan anda.

  •  Kompres hangat

Cobalah untuk menaruh kompres hangat pada bagian dahi dan hidung Anda. Kompres hangat merupakan cara yang baik untuk mengurangi sakit kepala. Selain itu, kompres hangat juga membantu anda untuk lebih rileks.

  • Berkumur

 Berkumurlah dengan air garam. Air garam membantu mengencerkan lendir kental yang menempel di belakang tenggorokan.

  • Makanlah sup panas

Sup panas membantu mengurangi keluhan hidung tersumbat dengan berbagai cara. Beberapa peneliti percaya bahwa saat kita makan sup panas, maka kepala kita akan condong ke depan, menghirup uap panas dari sup tersebut, dan uap inilah yang akan membuat Anda lebih baik. Selain itu, diduga semangkuk sup panas juga memberikan efek sugesti emosi. Jika tidak ada sup panas, Anda dapat menggantinya dengan minum secangkir teh hangat, Anda juga dapat menambahkan madu pada teh tersebut. 

  • Menghirup uap panas

Apabila hidung Anda tersumbat, salah satu solusi cepat mengurangi sumbatan adalah dengan menghirup uap panas.  Hangatkan air hingga mendidih, tuang dengan hati-hati pada wadah yang dapat Anda hirup. Hiruplah dengan dalam uap dari air panas tersebut. Anda juga dapat menambahkan beberapa tetes minyak kayu putih pada air panas tersebut untuk membantu menurunkan permasalahan hidung tersumbat Anda.

Meskipun obat flu mudah didapatkan tanpa menggunakan resep dokter, namun sangatlah bijaksana untuk menghindari segala macam obat termasuk obat flu selama kehamilan. Hal ini dikarenakan kandungan pada obat bisa memberikan berbagai efek negatif bagi perkembangan bayi maupun pada sang calon ibu.

Dengan demikian para ahli selalu menganjurkan para ibu hamil untuk selalu menjaga kesehatannya sebagai upaya menghindari pemberian obat yang tidak perlu. Bahkan apabila memang sang ibu terserang flu, diharapkan tetap selalu melakukan penyembuhan dengan cara alamiah dengan istirahat yang cukup dan memakan makanan kaya akan vitamin dan mineral dalam mendukung imunitas tubuh memerangi flu.

Namun sayangnya sering kali ibu hamil menganggap remeh hal tersebut dengan pemikiran; “apabila obat dapat dijual bebas tanpa perlu resep dokter, berarti aman digunakan dan tidak perlu konsultasi terlebih dahulu pada dokter spesialis”. Sehingga tidak jarang, di saat musim dingin melanda seperti saat ini, banyak kesehatan ibu hamil juga terpengaruh oleh cuaca kemudian terjangkit flu dan mencari jalan pintas dengan meminum obat flu yang ada di pasaran.

Untuk itu sangatlah bijak apabila semua pihak memahami fungsi yang terkandung pada obat flu itu sendiri dalam memberikan dampak yang berbeda-beda.

Decongestan

Obat flu yang mengandung decongestan dan diminum secara langsung, telah terbukti meningkatkan resiko cacat pada dinding janin, terlebih di usia kandungan 3 bulan awal.

Herbal

Obat flu yang mengusung kandungan herbal, belum tentu 100% menggunakan bahan alami bahkan tidak jarang hanya berupa tambahan bahan agar berbau layaknya herbal tradisional dan tidak pernah melewati penelitian reaksi terhadap ibu hamil. Sehingga 1 jenis bahan saja, mampu memberikan reaksi berbeda pada setiap individu terlebih ibu hamil dan janin.

Lozenges

Obat flu yang mengandung bahan untuk melegakan pernapasan dan mengurangi sakit tenggorokan baik yang berupa permen, sirup ataupun dengan yang disemprotkan langsung ke mulut umumnya juga mengandung zinc dan vitamin C. Sedangkan kenyataannya ibu hamil hanya diperbolehkan mengkonsumsi vit C sebanyak 80 – 100 mg dan zinc sebanyak 11 mg dalam satu hari.

Padahal kelebihan vit C mampu menjadi boomerang bagi tubuh dalam keadaan tertentu dengan berubah menjadi radikal bebas, memperberat kerja ginjal, juga merusak lambung yang dapat merangsang dan menimbulkan rasa mulas atau kontraksi. Begitupula dampak buruk kelebihan zinc akan mampu menekan sistem imun tubuh sehingga meningkatkan resiko terkena penyakit lainnya.

Demikian informasi yang dapat diberikan seputar penanganan flu saat hamil, semoga bermanfaat.

Salam, 

30 Aug 2019, 09:44 WIB