Penis Tidak Dapat Ereksi Maksimal

Info Penanya, pria 19 Tahun

ketika ingin berhubungan dengan pasangan saya, di saat ingin memasukkan penis, entah kenapa tiba-tiba penis saya mengendur, namun ketika dilakukan foreplay penis saya berhasil untuk cukup tegang kembali, pertanyaan saya, apa yang sebenarnya terjadi? apakah ini berkaitan dengan psikis saya?

06 Sep 2019, 21:29 WIB
dr. Devia Irine Putri
dijawab oleh: dr. Devia Irine Putri

Terimakasih sudah bertanya seputar penis yang tidak dapat ereksi maksimal dengan menggunakan fitur Tanya Dokter dari Klikdokter.com

Sejak kapan keluhan ini? Apakah pernah terjadi sebelumnya?

Jika yang Anda maksud sulit atau tidak dapat ereksi maksimal, maka mungkin yang Anda alami disfungsi ereksi (DE). Tetapi tidak secara mentah Anda mengalami hal ini, karena butuh wawancara medis dan pemeriksaan fisik secara lengkap untuk menegakkan diagnosis ini. Berikut ini sedikit informasi mengenai Mr. P yang loyo saat berhubungan. 

Gangguan ereksi dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah :

  • Kelainan pembuluh darah
  • Kelainan persarafan
  • Penggunaan obat-obatan
  • Kelainan pada penis
  • Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi. Kerusakan saraf akibat diabetes melitus, alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi. Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguan ereksi ini. Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium.

Psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menyumbang cukup besar penyebab dari gangguan ereksi. Diperlukan evaluasi lengkap dengan tambahan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai kecurigaan penyebab. Nutrisi yang dapat membantu mengatasi gangguan ereksi Anda adalah zinc dan kalsium. Jangan minum sembarang obat kuat tanpa pengawasan dokter guna menghindari efek samping yang dapat merugikan kesehatan tubuh.

Untuk DE yang disebabkan karena gangguan psikologis (yang terutama banyak terjadi), pada umumnya tidak diperlukan pembedahan. Untuk mengatasinya terutama haruslah dicari apa faktor pencetusnya (stress, kelelahan, pasangan yang menuntut, narkotika, dll). Setelah didapatkan faktor pencetus, barulah diperbaiki dan dibantu dengan alat atau obat. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, kasus DE akan berulang lagi meskipun sudah sembuh (dengan bantuan alat ataupun obat). Disfungsi ereksi karena faktor psikis memiliki angka kesembuhan yang baik apabila ditatalaksana secara adekuat.

Bicarakanlah dari hati ke hati dengan pasangan Anda jikalau ada beban pikiran seputar rumah tangga, keluarga, atau pekerjaan. Jika sulit untuk diatasi berdua, Anda dan pasangan dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi atau andrologi untuk melakukan pemeriksaan agar diketahui penyebab yang mendasarinya serta dapat dilakukan terapi yang sesuai.

Berikut ini merupakan tautan yang dapat Anda baca seputar masalah ereksi :

Demikian informasi yang dapat diberikan, semoga bermanfaat.

Salam, 

06 Sep 2019, 21:29 WIB