Penyebab Halusinasi

Info Penanya, pria 17 Tahun

Dok saya sedang berhenti merokok sudah 4minggu lebih, saya dari sebelum berhenti punya penyakit lambung ampe sekarang dan sekarang saya suka sakit kepala dan mata agak sakit terutama di pelipis, saya juga suka mual, halusinasi seperti mendengar lagu atau halusinasi visual, ada benjolan di bawah dagu saya sudah 1 tahun yg lalu kadang kerasa sakit, saya juga punya polip dari umur saya 8 tahunan sampe sekarang sepertinya ada alergi di area fernafasan saya. sebenernya yg saya alamin apa ya dok? Saya yakin ada gangguan psikologis di saya karena saya dari sd suka stress karena broken home ampe rambut saya ada ubannya sejak saat sd, jadi penyakit yg saya alamin apa ya dok? Baik itu penyakir psikis maupun fisik

13 Sep 2019, 15:12 WIB
dr. Theresia Rina Yunita
dijawab oleh: dr. Theresia Rina Yunita

Terima kasih telah menggunakan fitur tanya dokter.

Kami mengerti kekhawatiran Anda.

Ada banyak hal yang bisa membuat seseorang berhalusinasi. Berikut beberapa hal yang menjadi penyebab paling sering:

1. Histeria massa

Melansir BBC, belum lama ini ada sebuah keluarga di Australia yang merasa bahwa mereka sedang dikejar atau dibuntuti oleh orang lain yang selalu hilang di jalan sepi. Ini adalah contoh kasus histeria massa.

Histeria massa merupakan suatu kondisi psikologis yang melibatkan sekelompok kecil orang yang datang di bawah khayalan kolektif dan saling memperkuat keyakinan paranoid satu sama lain. Histeria massa terjadi pada kelompok yang lebih besar, menyebar dengan cepat, dan biasanya mencakup gejala pingsan, mual dan hiperventilasi (napas berlebihan).

2. Gangguan secara visual

Hal ini biasanya terjadi akibat adanya penyakit glaukoma, katarak, tumor, atau penyakit lainnya. Akibat gangguan tersebut, yang sangat jelas dan biasanya seseorang yang halusinasi seperti melihat wajah, kartun, dan pola. Kemungkinan besar, halusinasi visual terjadi karena sistem visual otak tak lagi menerima infomasi dari organ penglihatan (mata) dan akhirnya justru membuat gambaran sendiri.

3. Epilepsi

Saat seseorang mengalami epilepsi dan kemudian kejang-kejang, hal ini dapat menyebabkan orang tersebut mengalami halusinasi seperti melihat bintik-bintik kecil. Itu terjadi karena saat kejang bagian lubus okspital di otak yang bertanggung jawab untuk visual mengalami gangguan.

4. Penyakit Creutzfeldt-Jakob

Agak aneh mendengar nama penyakit ini. Tapi penyakit yang mirip dengan penyakit sapi gila ini berbahaya, karena menyebabkan kerusakan saraf. Orang-orang dengan penyakit tersebut akan kehilangan kendali atas anggota tubuh dan emosi. Sama seperti epilepsi, penyakit Creutzfeldt-Jakob bisa mengganggu lobus oksipital di otak.

5. Herpes

Herpes dapat menyebabkan ensefalitis atau peradangan otak. The National Institute of Neurological Disorders and Stroke mencatat bahwa ketika herpes menyebabkan ensefalitis, itu akan membuat sakit kepala, demam, perubahan kepribadian, halusinasi, dan tingkat kesadaran yang berubah. Bahayanya, ini juga bisa membuat otak rusak.

6. Migrain

Tampak mengejutkan ketika migrain masuk ke dalam daftar penyebab halusinasi. Akan tetapi, sekitar sepertiga orang dengan sakit kepala sebelah memang bisa mengalami sejenis halusinasi visual.

7. Tumor otak

Keadaan ini sebenarnya tergantung di mana letak tumor di otak penderita. Jika tumor tersebut menganggu bagian visual, maka penderita akan melihat hal-hal yang tidak nyata.

Demikian beberapa kondisi yang menjadi penyebab halusinasi. Jika Anda merasa punya gejala mirip seperti yang disebutkan di atas, jangan tunda untuk berobat ke dokter. Semakin dini dideteksi dan diatasi, semakin besar pula kemungkinan penyakit untuk dipulihkan.

13 Sep 2019, 15:12 WIB