Batuk pilek pada bayi dan terapi inhalasi

Info Penanya, wanita 30 Tahun

Siang dok..obat terapi uap yg terbaik buat bayi usia 2 bln dgn berat badan 3 kg yg sedang batuk pilek itu apa dok..kita mau terapi di klinik tapi di klinik g ada obatx...mksh dok

14 Sep 2019, 20:10 WIB
dr. Nabila Viera Yovita
dijawab oleh: dr. Nabila Viera Yovita

Terima kasih telah bertanya seputar batuk pilek pada bayi dan terapi inhalasi menggunakan fitur Tanya Dokter

Terdapat beberapa obat yang dapat diberikan pada anak yang mengalami batuk pilek dan belum dapat mengeluarkannya secara sendiri, terutama pada bayi.

Kami memahami kekhawtiran Anda. Bayi atau anak yang sedang sakit memang kerap menjadi kekhawatiran tersendiri bagi keluarga, apalagi saat masih belum bisa mengungkapkan apa yang dirasakannya. Sebelumnya, dari mana Anda mengetahui bahwa si Kecil terserang asma? apakah sudah pernah didagnosis sebelumnya?

Perlu diketahui bahwa gejala dari gangguan saluran napas terkadang mirip satu dengan yang lain, jadi memang membutuhkan pemeriksaan fisik langsung. Begitu pula dengan pengobatan. Pengobatan yang diberikan harus berdasarkan pemeriksaan fisik secara menyeluruh, agar tepat dan efektif mengatasi keluhan.

Obat uap yang Anda tanyakan memang dapat menjadi salah satu pilihan pengobatan bila diagnosisnya memang benar asma. Akantetapi jenis obat uap ini amat beragam, ada yang mengandung obat jenis bronkodilator ( pelebaran saluran pernafasan), mukolitik (pengencer dahak), larutan garam steril dan kortikosteroid. Kembali lagi, pemilihan jenis obat ini sangat bergantung dari kondisi klinis dan ada tidaknya kontraindikasi pengunaan suatu jenis obat. Olehkarena itu, sangat tidak disarankan bila obat uap ini dibeli atau digunakan tanpa resep dan instruksi dari dokter. Selain itu, tiap- tiap obat memiliki interaksi dan efek samping yang juga harus dipantau oleh dokter.

Bila Anda menginginkan penjelasan lebih mendetail tentang pemilihan obat uap ini berdasarkan kondisi adik Anda, Anda dapat kembali ke dokter spesialis anak yang sebelumnya, atau meminta second opinion ke dokter spesialis anak lainnya. 

Sebagai tambahan informasi, asma sendiri adalah penyakit yang angka kekambuhannya tinggi bila faktor pencetusnya tidak dihindari. Anda dapat mengindentifikasi, apakah asma yang terjadi pada adik Anda dicetuskan oleh dingin, debu, batuk pilek, atau faktor lainnya. Dengan menghindari faktor pencetusnya, kekambuhan asma di kemudian hari dapat diminimalisir.

Akan tetapi setiap dokter akan selalu memberikan dosis sesuai indikasi penyakit anak, oleh karena itu kami sarankan Anda berkonsultasi kembali kepada dokter yang telah memeriksa anak Anda,agar terapi yang diberikan sesuai dengan pemeriksaan fisik yang telah dilakukan.

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai batuk pilek pada bayi dan terapi inhalasi. Semoga bermanfaat. Salam

14 Sep 2019, 20:10 WIB