Anak ADHD = Nakal?

Info Penanya, wanita 20 Tahun

Dok, beda adhd dengan anak yang nakal itu apa ya?

10 Oct 2019, 10:28 WIB
dr. Sepriani Timurtini Limbong
dijawab oleh: dr. Sepriani Timurtini Limbong

Terimakasih telah bertanya seputar anak ADHD dan anak nakal melalui fitur Tanya Dokter. 

Kami dapat memahami perasaan Anda saat ini. Tentunya tidak mudah untuk menghadapi anak yang sangat aktif.

Anak yang selalu bergerak dan sulit berkonsentrasi sering dicap sebagai anak nakal. Padahal, dalam dunia psikiatri, mereka dikenal sebagai attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Menurut National Institute of Mental Health di Amerika, perbandingan anak laki-laki dan anak perempuan dengan ADHD adalah 3:1.

Namun, beberapa ahli jiwa menganggap terdapat ADHD yang sama banyak antara anak perempuan dengan dan anak laki-laki. Hanya, anak perempuan tidak terdiagnosis sesering anak laki-laki karena anak perempuan kurang mengganggu dan gejalanya masih terkendali sampai usia lebih tua.

ADHD dapat menyebabkan gangguan kemampuan akademik dan interaksi sosial dengan teman. Ini karena anak ADHD tak mampu mengendalikan dan mengatur tingkah lakunya. Lebih parah lagi, penyalahgunaan alkohol dan obat, depresi dan gangguan mental lainnya, kenakalan remaja, serta problem dalam pekerjaan.

Kondisi hubungan relasi sosial yang buruk ini menimbulkan peningkatan kondisi stres pada orangtua. Bahkan, hal itu bisa mengakibatkan persepsi orangtua terhadap dirinya sendiri menjadi buruk dan merasa tak mampu berperan sebagai orangtua yang baik.

Penanganan ADHD harus melalui terapi komprehensif yang meliputi:

1. Terapi Farmakologi Rencana pengobatan harus dibuat secara individual, tergantung gejala dan efeknya terhadap kehidupan sehari-hari. Penelitian jangka panjang menunjukkan bahwa kombinasi obat dan terapi lain memberi hasil paling baik.

Pengobatan diberikan bila gejala impulsivitas, agresivitas, dan hiperaktivitas cukup berat sehingga menyebabkan gangguan di sekolah, di rumah, atau hubungan dengan teman. Pengobatan bertujuan menghilangkan gejala dan sangat memudahkan terapi psikologis. Lamanya pengobatan tergantung ada atau tidaknya gejala yang ingin dihilangkan.

2. Terapi Perilaku Terapi psikososial/perilaku, seperti pelatihan kemampuan sosial, dapat dianjurkan sebagai terapi awal bila gejala ADHD cukup ringan, diagnosis ADHD belum pasti, atau keluarga memilih terapi ini. Namun, untuk jangka panjangnya, terapi perilaku saja tidak cukup dalam menangani ADHD

3. Terapi Kombinasi Inilah terapi yang diyakini terbaik karena dibarengi dengan makan obat, sedangkan terapi perilaku dapat membantu pengelolaan gejala-gejala ADHD dan mengurangi dampaknya pada anak.

Cara terbaik adalah bekerja sama dengan seorang terapis berpengalaman dalam masalah perilaku, lalu rajin berkonsultasi dengan dokter spesialis psikiatri yang fokus menangani anak ADHD untuk memonitor perkembangan anak. Terapi perilaku bermanfaat membentuk self control pada anak sehingga bila sudah terbentuk, dosis obatnya akan dikurangi secara bertahap sampai akhirnya anak tidak memerlukan lagi. Oleh sebab itu, pemeriksaan ke dokter spesialis psikiatri sebaiknya segera dilakukan dan semoga masalah ini segera teratasi.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

10 Oct 2019, 10:28 WIB
Speech Delay dan Speech Disorder Pada Anak, Apa Bedanya? (Lightspring/Shutterstock)
Info Sehat
Speech Delay dan Speech Disorder Pada Anak, Apa Bedanya?
Tanya Dokter
Perut Anak Semakin Membuncit Apakah Berbahaya ?
Bunda, Ini Tanda Anak Kurang Serat (NadyaEugene/Shutterstock)
Info Sehat
Bunda, Ini Tanda Anak Kurang Serat
5 Alasan Mengapa Bunda Perlu Mengajak Anak Bermain di Luar (Kdshutterman/Shutterstock)
Info Sehat
5 Alasan Mengapa Bunda Perlu Mengajak Anak Bermain di Luar
Awas, Orang Tua Perokok Bisa Picu Penyakit Jantung pada Anak (Zabavna/Shutterstock)
Info Sehat
Awas, Orang Tua Perokok Bisa Picu Penyakit Jantung pada Anak
Bolehkah Memberi Obat Pencahar pada Anak? (HappyBabyKids/Shutterstock)
Info Sehat
Bolehkah Memberi Obat Pencahar pada Anak?
Banyak Kuman di Sekolah? Ini Tips agar Anak Rajin Cuci Tangan (Titikul_B/Shutterstock)
Info Sehat
Banyak Kuman di Sekolah? Ini Tips agar Anak Rajin Cuci Tangan
Anak Malas Cuci Tangan, Apa Sih Risiko Kesehatannya? (KK Tan/Shutterstock)
Info Sehat
Anak Malas Cuci Tangan, Apa Sih Risiko Kesehatannya?
Penyebab Speech Delay pada Anak (Ollyy/Shutterstock)
Info Sehat
Penyebab Speech Delay pada Anak
Lengkapi Nutrisi Anak Tak Pakai Ribet dengan Menjadi Gen Bapur! (Milna)
Info Sehat
Lengkapi Nutrisi Anak Tak Pakai Ribet dengan Menjadi Gen Bapur!