Keperawanan

Info Penanya, pria 21 Tahun

Dok jika seorang wanita pernah dimasuki penis tetapi hanya separuh atau bahkan kurang apakah wanita itu tetap prawan

13 Oct 2019, 05:22 WIB
dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid
dijawab oleh: dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid

Terima kasih telah bertanya seputar keperawanan menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Dua konsep yang dimiliki masyarakat berkaitan dengan keperawanan perempuan adalah: 1. Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen perempuan, dan 2. Hilangnya keperawanan karena telah berhubungan intim untuk pertama kali. Sepertinya pertanyaan Ibu berkaitan dengan konsep yang pertama: himen.

Himen merupakan membran tipis yang ada di dekat bukaan vagina, bagian tengahnya bolong sehingga darah menstruasi dapat keluar. Sebetulnya, himen perempuan dapat robek walau tidak melakukan hubungan intim, yaitu karena kecelakaan, aktivitas seperti naik kuda, senam, bersepeda, penggunaan tampon, masturbasi. Bahkan ada juga perempuan yang tidak memliki himen. Himen dapat robek tanpa disertai rasa sakit, ataupun disertai perdarahan.

Karena itu, walaupun himen yang utuh mengindikasikan bahwa perempuan itu masih perawan, namun himen yang tidak utuh bukan berarti ia tidak perawan. Ada juga keadaan dimana perempuan sudah berhubungan intim, namun himennya masih utuh, yang disebut himen yang elastis. Jadi sulit untuk membedakan. Karena itu konsep yang dapat digunakan di sini adalah keperawanan hilang saat seseorang melakukan hubungan intim.

Untuk mengetahui apakah himen masih utuh atau tidak walau sudah pernah melakukan hubungan intim sebetulnya dapat diperiksa sendiri, yaitu dengan menggunakan cermin. Namun, hal itu sulit dilakukan. Dokter umum dapat memeriksa dengan cara melihat langsung bagian depan kemaluan/vagina.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

13 Oct 2019, 05:22 WIB