Siklus Haid yang Normal

Info Penanya, wanita 24 Tahun

Selamat malam dok Saya mau tanya tentang siklus menstruasi saya yang makin maju Usia saya 24 th dan belum menikah Dulu itu biasanya setiap 30 hari Lalu menjadi 28 hari Bulan-bulan ini menjadi 26 atau 23 hari saja Apakah hal itu baik-baik saja atau ada problem dengan tubuh saya?

20 Oct 2019, 12:14 WIB
dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid
dijawab oleh: dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid

Terima kasih telah bertanya seputar terlambat haid melalui fitur Tanya Dokter.

Normalnya, siklus haid rata-rata berkisar antara 21–35 hari dengan lama perdarahan 2–8 hari. Secara umum, siklus haid menjadi tidak teratur bila terjadi ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron.

Berikut adalah enam penyebab haid tidak teratur:

Perubahan hormon

Pada tahun-tahun awal menstruasi atau saat pubertas dan mendekati menopause, ketidakseimbangan hormon umum terjadi. Siklus haid bisa memanjang atau memendek. Darah haid yang keluar pun bisa sedikit atau banyak. Tapi ini bukan hal yang perlu Anda cemaskan.

Penggunaan kontrasepsi

Kontrasepsi hormonal baik dalam bentuk pil, suntikan, dan implan dapat mengganggu siklus haid. Misalnya, timbul flek di antara dua periode haid. Sedangkan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) atau yang kerap disebut spiral tidak mengganggu siklus haid. Tapi perdarahan bisa menjadi lebih banyak atau menimbulkan nyeri saat haid.

Gaya hidup

Faktor-faktor terkait gaya hidup seperti kekurangan atau kelebihan berat badan secara drastis, olahraga yang berlebihan, dan stres juga dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan menyebabkan haid tidak teratur. Begitu pun dengan wanita yang memiliki gangguan makan seperti anoreksia nervosa dan bulimia.

Sindrom ovarium polikistik (SOPK)

Pada penyakit ini, muncul kista-kista kecil (kantong berisi cairan) dalam indung telur (ovarium). Kista-kista ini muncul karena tidak terjadi pelepasan sel telur (ovulasi) pada wanita dengan SOPK. Kista akan menekan kerja estrogen dan progesteron sehingga menimbulkan gangguan haid.

Gangguan dalam rahim

Penyakit radang panggul (PRP) akibat infeksi kandungan dan mioma atau tumor jinak rahim juga dapat menyebabkan haid tidak teratur.

Gangguan hormon tiroid

Meski jarang terjadi, kelebihan atau kekurangan hormon tiroid yang bertanggung jawab terhadap metabolisme tubuh dapat membuat haid tidak teratur. Namun demikian, wanita yang mengalami gangguan haid perlu melakukan pemeriksaan tiroid.Karena itu, penting untuk mencatat siklus haid Anda secara rutin, agar dapat mengetahui pola haid yang normal. Konsultasikan dengan dokter bila siklus haid berubah disertai tanda-tanda sebagai berikut:

  • Tidak haid selama lebih dari tiga bulan dan Anda tidak hamil.Haid menjadi tidak teratur setelah sekian lama teratur.
  • Perdarahan haid lebih dari tujuh hari.
  • Darah haid lebih banyak dari biasanya yang ditandai dengan mengganti pembalut setiap 1–2 jam sekali.
  • Siklus haid kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari.
  • Terjadi perdarahan di antara dua siklus haid.
  • Mengalami nyeri perut bawah yang sangat hebat selama haid.

Demikian, semoga bermanfaat.

20 Oct 2019, 12:14 WIB