Seputar Osteoarthritis

Info Penanya, wanita 46 Tahun

Ibu saya sakit osteoartitis sejak sepuluh tahun lalu saat beliau berumur 60-an. Namun adik saya yang berumur 44 tahun saat ini sakit osteorartitis. Bagaimana cara mencegah penyakit itu? dan bagaimana pula menyembuhkannya? saya kuatir sekali karena melihat bagaimana menderitanya Ibu saya. terima kasih Dokter

23 Oct 2019, 17:21 WIB
dr. Bobtriyan Tanamas
dijawab oleh: dr. Bobtriyan Tanamas

Terima kasih telah berkonsultasi seputar osteoarthritis pada fitur Tanya Dokter

 

OsteoArthritis adalah proses peradangan sendi dan tulang akibat proses pengapuran tulang atau degeneratif. Biasanya, gangguan yang berkenaan pula dengan penyakit tulang rhematik ini hanya terjadi di sendi-sendi yang menopang beban berat tubuh seperti lutut, pinggang, bahkan kadang dapat terjadi di bahu dan jari. 

Gejala yang timbul biasanya berupa nyeri, kaku, kesulitan untuk berjalan, cepat lelah, kesulitan untuk jongkok, dan gampang jatuh. Timbul juga nyeri yang menyebabkan keterbatasan gerak, ketergantungan kepada obat dan orang lain, bahkan depresi.  

Keluhan ini biasanya disebabkan cedera akibat keseleo, bekerja terlalu berat, terjatuh atau melakukan olahraga berat. Biasanya, keluhan ini lebih banyak melanda perempuan, terutama pada masa menopause di mana tulang-tulang mulai rapuh. Osteoarthritis dapat disembuhkan dengan berbagai cara tergantung pada tingkat kerusakannya. Pada tingkat yang ringan, penderita cukup mengatasinya dengan banyak istirahat dan mengubah pola makan serta posisi tubuh saat beraktivitas.Pada tingkat menengah dan berat, dokter dapat melakukan beberapa tindakan mulai dari memberikan obat rematik atau anti inflamasi, suntik dengkul hingga tindakan operasi.Terapi obat-obatan berupa antinflamasi non steroid merupakan penatalaksanaan utama pada OA. Pengobatan ini selain membantu menghilangkan gejala nyeri juga dapat mencegah perburukan yang dapat terjadi.

Penyuntikan (injeksi) kortikosteroid pada sendi dapat mengurangi nyeri untuk sementara, namun injeksi ini tidak boleh sering diulang karena merupakan dapat menyebabkan destruksi tulang.

Tatalaksana terhadap OA secara umum dapat dibedakan menjadi tatalaksanan non bedah dan bedah. Tatalaksana non bedah berupa obat-obatan, perubahan pola diet, fisioterapi, serta modifikasi aktivitas.

Perubahan pola makan dapat dilakukan dengan tidak mengonsumsi berbagai makanan yang kaya akan kandungan lemak dan kolesterol yang dapat meningkatkan berat badan dan memperberat OA yang terjadi. Makan makanan 4 sehat 5 sempurna secara seimbang serta perbanyak buah dan sayur.

Sudah berapa lama Anda mengalami hal ini? Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis tulang untuk menilai kondisi Anda saat ini dan penanganan yang optimal.

 

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

23 Oct 2019, 17:21 WIB