BAB Bayi Berwarna Hijau

Info Penanya, pria 28 Tahun

Assalualaikum, dengan saya samsul, saya memiliki anak bayi usia 4bln, anak saya akhir2 ini sering sekali BAB tetapi encer dan berwarna hijau, itu kenapa ya dok, ada ada msalh di pencernaannya atau bagaiman tolong infonya dok.? Dan sya juga sudah konsultasi kebidan setempat dan sudah di berikan obat namun tidak ada perubahan.

28 Oct 2019, 02:16 WIB
dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid
dijawab oleh: dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid

Terimakasih telah bertanya tentang BAB bayi berwarna hijau melalui fitur Tanya Dokter.

Feses hijau pada bayi bisa terjadi baik pada yang meminum susu formula atau ASI. Hanya saja feses bayi yang meminum susu formula biasanya lebih keras daripada feses bayi ASI, kurang lebih konsistensinya mirip selai kacang.

Pada bayi , bila feses hijau terjadi sesekali, ini merupakan hal yang normal. Tetapi bila terjadi terus-menerus, feses hijau pada bayi ASI bisa disebabkan oleh beberapa hal berikut:

- Ketidakseimbangan foremilk (ASI depan)/hindmilk (ASI belakang): Jika bayi hanya menyusu sebentar-sebentar, ASI yang diminum kebanyakan adalah ASI depan yang tinggi kandungan gulanya. Ini yang menyebabkan feses menjadi hijau. Berat badan bayi pun biasanya tidak meningkat cepat. ASI belakang mengandung lemak yang diperlukan untuk pertumbuhan bayi. ASI ini biasanya keluar setelah 10-15 menit menyusu.

- Sensitif terhadap sesuatu yang dimakan ibu, misalnya produk susu sapi, atau alergi susu sapi

- Tanda bahwa bayi sedang sakit.

- Ibu sering mengkonsumsi sayuran hijau.

Feses bayi memiliki berbagai warna dari kuning keemasan, kuning gelap, kecoklatan, bahkan hijau. Selama tidak ada lendir, air, atau darah di dalam feces, BAB yang terlalu keras, bayi menyusu kuat dan berat badannya selalu bertambah, warna BAB apapun tidak menjadi masalah. Pada anak yang diberikan makanan lain selain ASI, seperti bayi Anda, menyebabkan terjadinya perubahan pada proses pencernaan dan akhirnya membuat feses bayi berwarna hijau. Bahkan sering juga menyebabkan terbentuknya gas yang terlalu banyak sehingga bayi sering kentut dan merasa tidak nyaman.

Cegukan pada bayi merupakan hal yang normal dan tidak berbahaya. Pada bulan pertama kehidupan, bayi Anda akan cegukan dengan interval rutin, terutama setelah diberikan ASI. Cegukan terjadi akibat rangsangan dari diafragma, pada bayi, rangsangan tersebut dapat terjadi karena bayi bernapas, tertawa atau setelah minum ASI. Hal ini normal dan tidak berbahaya. Umumnya cegukan hanya berlangsung selama beberapa menit saja. Untuk menghentikannya, Anda dapat mencoba memberikan ASI untuk bayi. Penghisapan konstan dan proses menelan akan membantu otot diafragma lebih relaks dan membantu menghentikan cegukan.

Bila Anda ragu akan kondisi si kecil, konsultasikan kembali dengan dokter anak Anda. Pemilihan susu formula juga sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter yang memeriksa anak Anda secara langsung.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar BAB bayi berwarna hijau. Semoga bermanfaat.

28 Oct 2019, 02:16 WIB