BAB Anak Keras

Siang dok, Dok aku mau tanyak udah mau satu Bln anakq umur 2 tahun popnya keras setiap mau BAB mesti nangis .awal mulanya dia minum susu Dancow kalau pop gak ada masalah Trs setelah aku ganti vidorant popnya keras awal minum selama 4 hari dia gak pop sekali pop keras sambil menangis seperti kesakitan lalu aku ganti Dancow lagi tapi pop nya tetap keras sambil nangis knp ya dok tolong bantu saya.

Lihat Selengkapnya
wanita, 26 Tahun25 Nov 2019, 11:27 WIB

dr. Reza Fahlevi

Dijawab oleh:

dr. Reza Fahlevi

Terima kasih telah bertanya di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Kesukaran buang air besar pada anak memang memusingkan. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan BAB sulit pada anak, terutama yang mengkonsumsi susu formula yaitu konsumsi susu formula dengan kadar zat besi tinggi, susu formula dengan kandungan lemak nabati misalnya kelapa sawit, dan pembuatan susu formula terlalu pekat. Jadi perlu diperhatikan kembali jenis susu formula yang dikonsumsi dan bagaimana pembuatan dan penyajiannya. Selain itu pola makan yang tidak seimbang, yaitu lebih banyak konsumsi lemak, karbohidrat, dan kurang makanan yang mengandung serat juga dapat menyebabkan kesulitan buang air besar.

Berikut 5 cara mengatasi masalah buang air besar keras pada anak yang dapat dilakukan:

1. Berilkan air minum 2-3 kali lebih banyak dari sebelumnya kepada anak yang mengalami kondisi buang air besar keras. Saat anak mengonsumsi air lebih banyak dari sebelumnya, maka usus anak tersebut akan ikut menarik air yang akan membuat buang air besar anak Anda menjadi tidak keras lagi.

2. Berikan asupan makanan yang mengandung serat kepada Anak, misalnya buah-buahan dan sayuran.Terdapat dua jenis serat yang berbeda, yakni serat larut dan serat tidak larut. Kedua jenis serat tersebut memegang peranan yang penting untuk menjaga fungsi usus tetap normal.

Serat larut berfungsi untuk menyerap serta mengikat racun dan kolesterol sehingga racun dan kolesterol tersebut dapat dikeluarkan. Selain itu, serat larut juga dapat membuat tinja menjadi lunak karena menyerap air. Sedangkan, serat tidak larut bertindak seperti sapu, membantu untuk menyapu hal-hal yang buruk di usus.

Namun, Anda tidak disarankan untuk memberikan suplemen serat pada anak Anda. Pasalnya, sumber terbaik serat larut dan tidak larut ini adalah buah-buahan dan sayuran.

3. Tambahkan makanan yang mengandung omega-3 pada menu asupan yang Anda berikan kepada anak Anda. Omega-3 akan berperan sebagai “pelumas” usus sehingga usus anak Anda dapat melakukan tugasnya dengan lebih mudah. Anda bisa menemukan omega-3 dari minyak ikan.

4. Kurangi untuk mengonsumsi makanan yang dibekukan atau jenis makanan instan. Makanan yang dibekukan dan makanan instan merupakan jenis makanan olahan yang rendah serat dan nutrisi, tetapi tinggi lemak. Makanan olahan tersebut termasuk asupan yang tidak dapat dicerna dengan baik oleh usus dan lambung, karena usus membutuhkan energi ekstra untuk dapat mengolah makanan tersebut secara sempurna. Dalam frekuensi yang sering, hal ini dapat menyebabkan buang air besar keras pada anak.

5. Kurangi makanan berlemak hewani. Berbagai makanan dan minuman yang bersumber lemak hewani, seperti susu sapi, daging merah, dan telur, memiliki banyak kandungan zat besi. Zat besi ini dapat memadatkan kotoran sisa penyerapan makanan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Demikian informasi ini kami sampaikan , semoga bermanfaat 

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

BAB Keras dan Berdarah

Dijawab oleh:dr. Bobtriyan Tanamas

BAB Keras

Dijawab oleh:dr. Atika

BAB Keras

Dijawab oleh:dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid

Sulit BAB

Dijawab oleh:dr. Atika

BAB Keras dan Berdarah

Dijawab oleh:dr. Atika

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk