Disfungsi Ereksi

saya pria berusia 30 tahun dan Istri 35 tahun beratnya 85 kg , saya sudah menikah selama 2,5 tahun dan lagi program kehamilan, saya sedikit ada masalah sama kualitas sperma kadang ada juga disfungsi ereksi, apa solusi untuk saya dok, terima kasih

Lihat Selengkapnya
pria, 30 Tahun16 Jul 2020, 06:12 WIB

dr. Atika

Dijawab oleh:

dr. Atika

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. 

Disfungsi ereksi (DE) merupakan salah satu jenis gangguan seksual pada pria. Secara definisi DE adalah kurangnya kemampuan dalam mempertahankan proses ereksi untuk melakukan aktivitas seksual dengan baik. Gangguan ereksi dapat disebabkan banyak hal, diantaranya adalah :

Kelainan pembuluh darah

Kelainan persarafan

Obat-obatan

Kelainan pada penis

Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi.

Kerusakan saraf akibat diabetes melitus, alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi.

Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguan ereksi ini.

Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium. 

Psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menyumbang cukup besar penyebab dari gangguan ereksi. Diperlukan evaluasi lengkap dengan tambahan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai kecurigaan penyebab. Nutrisi yang dapat membantu mengatasi gangguan ereksi Anda adalah zinc dan kalsium. Jangan minum sembarang obat kuat tanpa pengawasan dokter guna menghindari efek samping yang dapat merugikan kesehatan tubuh.

Untuk melakukan pengobatan diharuslah terlebih dahulu dicari apa penyebabnya. Pada kasus disfungsi ereksi (DE) karena gangguan organis (gangguan fisik/anatomis), terapi yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau obat-obatan.

Untuk DE yang disebabkan karena gangguan psikologis (yang terutama banyak terjadi), pada umumnya tidak diperlukan pembedahan. Untuk mengatasinya terutama haruslah dicari apa faktor pencetusnya (stress, kelelahan, pasangan yang menuntuk, narkotika, dll). Setelah didapatkan faktor pencetus, barulah diperbaiki dan dibantu dengan alat atau obat. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, kasus DE akan berulang lagi meskipun sudah sembuh (dengan bantuan alat ataupun obat). Disfungsi ereksi karena faktor psikis memiliki angka kesembuhan yang baik apabila ditatalaksana secara adekuat.

Berikut informasi yang dapat menambah pengetahuan Anda:

Penyakit Disfungsi Ereksi 

Demikian informasi yang dapat kami berikan, 

Salam,

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Tidak Bisa Ereksi Setelah Kecelakaan

Dijawab oleh:dr. Theresia Rina Yunita

Disfungsi Ereksi

Dijawab oleh:dr. Bobtriyan Tanamas

Hubungan Obat Diet dan Disfungsi Ereksi

Dijawab oleh:dr. M. Dejandra Rasnaya

Ereksi DIpengaruhi Usia

Dijawab oleh:dr. M. Dejandra Rasnaya

Ereksi Tidak Maksimal

Dijawab oleh:dr. Arina Heidyana

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk