Tekanan Darah dan Mengatasi Kecemasan

selamat malam dok, Pasca melahirkan anak ke 2 secara cesar ,tensi saya sering naik turun 130,140/90, dari situ muncul ketakutan yg berlebihan,saya sering kepikiran hal2 negatif, dari situ jadinya saya mudah stess, sering pusing dan lemas ,sdh cek darah dan rekam jantung semuanya sehat2 saja, kata dokter saya punya ketakutan berlebih, terus saya dikasih obat alganak ,saya takut soalnya sama masih menyusui bayi 13 bulan,takut ketergantungan, saya harus bagaimana dokter,terimakasih

Lihat Selengkapnya
wanita, 33 Tahun03 Agt 2020, 09:06 WIB

dr. Devia Irine Putri

Dijawab oleh:

dr. Devia Irine Putri

Terima kasih telah bertanya tentang Tensi Darah dan Kecemasan melalui fitur Tanya Dokter dari Klikdokter.com

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan.

Sebelumnya Kami akan sedikit membahas mengenai tekanan darah manusia.

Tekanan darah terdiri atas tekanan darah sistolik dan diastolik. Tekanan sistolik adalah tekanan saat jantung memompa darah dan tekanan diastolik adalah tekanan saat jantung beristirahat.

Normalnya tekanan darah sistolik < 120 mmHg dan tekanan diastolik < 80 mmHg. Tekanan darah sistolik 120 -139 mmHg dan diastolik antara 80-89 mmHg masuk dalam kategori prehipertensi. Sedangkan tekanan darah sistolik >140 mmHg dikategorikan sebagai hipertensi begitu pula dengan tekanan diastolik >90 mmHg.

Jika setelah beberapa kali pemeriksaan didapatkan hasil tekanan darah lebih tinggi dari normal, dapat dikatakan bahwa menderita darah tinggi. Pada tahap awal, terapi darah tinggi dapat dilakukan dengan melakukan perubahan gaya hidup, seperti :

  • Olahraga teratur, minimal 3x/minggu masing-masing selama minimal 30 menit, seperti jalan kaki, jogging, berenang
  • Kurangi berat badan.
  • Kurangi asupan garam
  • Kurangi mengkonsumsi makanan yang digoreng
  • Perbanyak asupan makanan berserat seperti buah-buahan dan sayuran
  • Berhenti merokok dan hindari konsumsi alkohol

Jika dengan melakukan perubahan gaya hidup tersebut tekanan darah tetap tinggi, maka diperlukan terapi dengan obat-obatan untuk mengatasi hipertensi. Hipertensi yang tidak diterapi dapat menyebabkan berbagai komplikasi berupa gangguan jantung, pembuluh darah, gangguan ginjal, merusak kerja mata, menimbulkan kelainan atau gangguan kerja otak, dll.

Penatalaksanaan gangguan cemas dapat dilakukan dengan medikamentosa (obat-obatan) dan non-medikamentosa (tanpa obat). Penggunaan obat-obatan untuk mengatasi masalah ini sebaiknya tidak digunakan di luar pantauan dokter untuk menghindari efek obat yang tidak diinginkan.

Anda juga dapat mencoba  mengatasi serangan panik tanpa obat-obatan. Disamping akan meringankan biaya pengobatan, hal ini juga akan memberikan dampak yang lebih sehat bagi tubuh Anda. Mungkin Anda dapat mencoba beberapa tips untuk mengatasi serangan panik dan gangguan cemas yang Anda alami, seperti :

  • Cobalah untuk menarik napas dalam dan perlahan-lahan saat seranganIngatkan diri Anda bahwa Anda tidak sedang dalam keadaan bahaya
  • Cobalah untuk membiasakan diri menghadapi hal-hal yang menjadi sumber ketakutan Anda, hingga Anda dapat mengontrol perasaan takut tersebut
  • Carilah hobi yang mampu membuat Anda melupakan kecemasanDll

Selain itu, untuk mengatasi serangan panik dan gangguan cemas, Anda dapat juga mencoba untuk melakukan suatu terapi kolompok atau konseling dengan psikiatri. Akan lebih baik jika Anda mampu mengatasi serangan Anda tanpa obat-obatan dibandingkan ketergantungan terhadap obat penghilang rasa cemas. Anda perlu bersabar mengatasi masalah ini karena memang memerlukan waktu yang cukup lama. Jangan mudah putus asa. Sangat baik jika Anda dibantu oleh seorang profesional (dokter spesialis psikiatri) yang dapat membantu Anda dengan konseling  dan memantau perkembangan serta kemajuan  serta memantau berbagai kesulitan yang Anda hadapi.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Cemas Berlebihan

Dijawab oleh:dr. Arina Heidyana

cemas berlebihan

Dijawab oleh:dr. Muhammad Iqbal Ramadhan

perasaan cemas berlebihan

Dijawab oleh:dr. Muhammad Iqbal Ramadhan

Rasa Cemas Berlebih

Dijawab oleh:dr. Bobtriyan Tanamas

Cemas berlebihan

Dijawab oleh:dr. Adeline Jaclyn

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk