Tips Menahan Amarah

Haallo dok saya novi umur 27th mau nanya dok awalnya saya sering nahan amarah.jengkel.kesal.sakit hati tapi ko kesini dada di tengah saya jadi sering sakit apalgi ketika saya menahan amarah atau sakit hati .minta solusinya dok agar saya bisa sperti biasa lagi .terimakasih

Lihat Selengkapnya
wanita, 27 Tahun04 Agt 2020, 10:15 WIB

dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Dijawab oleh:

dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Terima kasih telah bertanya seputar menahan amarah melalui Tanya Dokter.

Marah adalah salah satu bentuk emosi manusia  yang sepenuhnya bersifat normal dan sehat. Setiap individu pasti pernah marah dengan berbagai alasan.  Meski merupakan suatu hal yang wajar dan sehat, namun jika tidak dikendalikan dengan tepat dan bersifat destruktif maka amarah akan berpotensi besar untuk menimbulkan masalah baru, seperti masalah di tempat kerja, di keluarga, atau pun hubungan interpersonal.

Faktor penyebab mengapa seseorang menjadi marah dapat dibedakan menjadi dua, yaitu: eksternal dan internal. Faktor eksternal adalah hal-hal yang datang dari luar diri sang individu. Contoh: anda marah karena terjebak macet. Di samping hal-hal external tersebut, kemarahan juga dapat disebabkan oleh adanya faktor-faktor yang ada di dalam diri anda. Dengan kata lain  ada unfinished business yang bisa memicu anda untuk marah. Contoh: ketakutan atau kekuatiran terhadap suatu hal tertentu, ketidakmampuan dalam berinteraksi.

Individu yang mudah sekali menjadi marah biasanya adalah mereka yang memiliki tingkat toleransi yang rendah terhadap suatu tekanan atau hal-hal yang menyebabkan rasa frustrasi. Individu seperti ini menganggap bahwa mereka tidak selayaknya menerima kondisi yang tidak menyenangkan.  Mereka sangat sulit mengambil hikmah dari situasi yang tidak menyenangkan dan menjadi marah ketika situasi "tidak berpihak" mereka  seperti ketika sedang dikritik atau ditegur karena melakukan suatu kesalahan.

Beberapa pendekatan yang dapat dilakukan dalam menyalurkan dan mengendalikan amarah adalah :

  • Mengekspresikan Kemarahan secara tidak agresif: relaksasi, humor, mengubah cara pandang, selesaikan masalah secara tuntas, melatih cara berkomunikasi, mengubah lingkungan, dan melakukan konseling apabila dengan cara-cara di atas tidak berhasil
  • Menahan Amarah dan Mengalihkannya: berhenti memikirkan amarah dan mencoba memfokuskan diri pada sesuatu hal yang positif. Tujuannya adalah agar dapat mengurangi rasa marah yang sedang meluap dan mengubahnya menjadi tindakan yang konstruktif
  • Menenangkan Diri: menarik nafas dalam-dalam dan mencoba meredakan emosi. Dalam hal ini ketika amarah datang maka anda segera mengambil jarak dari sumber penyebab kemarahan dan mencoba untuk mengendalikan emosi yang sedang bergejolak di dalam diri anda sendiri

Intinya adalah pengendalian diri Anda dan niatan Anda untuk berubah. Tentu saja didukung oleh keluarga Anda. Apabila kondisi ini semakin mengganggu maka sebaiknya konsultasikan ke psikiater atau psikolog untuk membantu mengandalikan amarah Anda.

Baca Juga

Demikian yang dapat kami sampaikan terkait menahan amarah, semoga bermanfaat.

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Mood Sering Berubah, Apakah Gangguan Mental

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

cepat marah, sedih, bahagia tidak dapat dikontrol

Dijawab oleh:dr. Adeline Jaclyn

Darah Rendah Namun Mudah Emosi Apa Penyebabnya?

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Susah Mengendalikan Emosi

Dijawab oleh:dr. Arina Heidyana

Mudah Merasa Marah

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk