Mengatasi Emosi yang Berlebihan 23 Agustus 2020 - Tanya Dokter Klikdokter.com
searchtext customer service

Mengatasi Emosi yang Berlebihan

Dok saya mau tanya Dulu saya tidak pernah merasakan emosi yang meledak2 tapi 1 tahun ini saya selalu merasakan emosi pada diri sendiri yang begitu besar, karena saya tidak suka melampisakan kemarahan saya pada hal2 kekerasan maka setiap saya merasa amarah saya sudah diluar kendali saya akan menangis...terus menerus hingga hati saya tenang...yang saya rasa saya mengalami ini sejak kejadian trauma saya yang bertepatan juga pada satu tahun lalu...saya tidak ingin terlalu banyak menangis karena menurut saya ini bisa mengganggu saya dalam belajar...karena saya juga seorang pelajar merasa sangat sulit mengendalikan emosi...bagaimana ya dok agar emosi saya yang berlebih bisa hilang...tapi disisi lain saya tidak suka membagi perasaan saya ke orang lain...karena saya orangnya gak suka merepotkan orang lain

Lihat Selengkapnya
wanita, 16 Tahun23 Agt 2020, 09:37 WIB

dr. Arina Heidyana

Dijawab oleh:

dr. Arina Heidyana

Halo Sdri, 

Saya mengerti keluhan dan kekhawatiran yang Anda rasakan.

Marah adalah salah satu bentuk emosi manusia  yang sepenuhnya bersifat normal dan sehat. Setiap individu pasti pernah marah dengan berbagai alasan.  Meski merupakan suatu hal yang wajar dan sehat, namun jika tidak dikendalikan dengan tepat dan bersifat destruktif maka amarah akan berpotensi besar untuk menimbulkan masalah baru, seperti masalah di tempat kerja, di keluarga, atau pun hubungan interpersonal.

Faktor penyebab mengapa seseorang menjadi marah dapat dibedakan menjadi dua, yaitu: eksternal dan internal. Faktor eksternal adalah hal-hal yang datang dari luar diri sang individu. Contoh: anda marah karena terjebak macet. Di samping hal-hal external tersebut, kemarahan juga dapat disebabkan oleh adanya faktor-faktor yang ada di dalam diri anda. Dengan kata lain  ada unfinished business yang bisa memicu anda untuk marah. Contoh: ketakutan atau kekuatiran terhadap suatu hal tertentu, ketidakmampuan dalam berinteraksi.

Berdasarkan pernyataan Anda, kemungkinan penyebab emosi berlebih tersebut karena kejadian trauma yang pernah Anda alami setahun yang lalu.

Untuk saat ini, ada beberapa pendekatan yang dapat Anda lakukan dalam menyalurkan dan mengendalikan amarah adalah :

- Mengekspresikan Kemarahan secara tidak agresif: relaksasi, humor, mengubah cara pandang, selesaikan masalah secara tuntas, melatih cara berkomunikasi, mengubah lingkungan, dan melakukan konseling apabila dengan cara-cara di atas tidak berhasil.

- Menahan Amarah dan Mengalihkannya: berhenti memikirkan amarah dan mencoba memfokuskan diri pada sesuatu hal yang positif. Tujuannya adalah agar dapat mengurangi rasa marah yang sedang meluap dan mengubahnya menjadi tindakan yang konstruktif.

-Menenangkan Diri: menarik nafas dalam-dalam dan mencoba meredakan emosi. Dalam hal ini ketika amarah datang maka anda segera mengambil jarak dari sumber penyebab kemarahan dan mencoba untuk mengendalikan emosi yang sedang bergejolak di dalam diri Anda sendiri.

Jika keadaan tersebut sudah sangat mengganggu bahkan membuat Anda susah melakukan kegiatan sehari-hari, Saya sarankan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter psikiatri agar dilakukan evaluasi dan mendapatkan penanganan yang sesuai.

Baca Juga

Terima kasih sudah berkonsultasi di fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya. 

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi Klikdokter kapan pun dan di mana pun. 

Semoga Anda sehat selalu.

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Mengatasi Sering Marah-Marah

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Mudah Marah

Dijawab oleh:dr. Alberta Jesslyn Gunardi. BMedSc Hons

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat