Tanda dan Gejala Depresi

dok mau bertanya, jadi ayah saya orangnya penyabar dan ibu saya suka ngatur jadi saya lebih deket ke ayah saya,, saya mulai ngerasa gejala depresi dari mulai ujian masuk PTN dan disana ibu saya milih jurusan yg sebenernya ibu saya tau kalo saya gak suka matematika,saya disuruh pilih jurusan teknik karena katanya akan sukses disana!tanpa berpikir bahwa saya gak bisa ada disana karena kemampuan saya bukan disana, akhirnya saya setujuin karena saya malas berdebat sama orang tua saya tapi nilai mtk saya smt1 dapet D akhirnya ibu saya turun tangan dan ngasih tanggung jawab itu ke ayah saya jadi saya suka gak enak kalo nilai matkul jelek karena terus kepikiran ayah saya,tapi saya pun gak bISA memaksakan kalo saya pun tertekan seperti itu dan dari saya dari ujian masuk PTN pun udah di LES in jadi ketika nilai matkul saya D saya juga di LES in,, pokoknya terlalu mau saya sukses saya jadi terbebani "harus jadi orang sukses" tapi itu pun bikin saya banyak pikiran, saya dengerin lagu pun untuk ngehibur mood saya biar lebih naik malah ditegor suruh belajar terus saya capek dok saya gak ngerti lagi harus gimana! bahkan ketika ada temen saya yg jurusan islam seperti itu nginep dirumah dan ibu saya ngobrol dengan ibunya, ibu temen saya berusaha membuka pikiran ibu saya yg sepertinya terlalu ambisius karena ibu saya bilang "kalo jurusan islam seperti itu nantinya akan kerja dimana bu?" saya malu!ibu saya gak pernah bersyukur seolah gak pernah tau kalo rejeki allah itu ada dan ibunya temen saya pun bilang ke temen saya kira kira seperti ini dok "kasian itu anaknya!dia pasti tertekan!pasti depresi!" kadangpun saya coba sempat terfikir gimana kalo saya ketabrak trus gak bisa diselamatin ibu saya pasti gak punya harapan lagi untuk saya,, tapi saya masih aja mikirin ibu saya! saya capek dok bahkan sekarang ayah saya pun jadi menekankan saya seperti itu,, ketika saya mau belajar tapi 30 menit sebelumnya saya masih mendengarkan musik pasti orang tua saya tegor saya lagi! dan itu bikin saya malas lagi untuk belajar karena kurang mood! maaf banyak dok terimakasih

Lihat Selengkapnya
wanita, 18 Tahun22 Feb 2021, 05:23 WIB

dr. Devia Irine Putri

Dijawab oleh:

dr. Devia Irine Putri

Terima kasih telah bertanya dengan menggunakan KlikDokter.com,

Depresi merupakan suatu kelainan suasana hati, yang menyebabkan perasaan sedih dan kehilangan minat secara terus-menerus. Kondisi ini dapat memengaruhi cara berpikir dan berperilaku, serta dapat memicu berbagai masalah fisik maupun psikis.

Depresi memiliki gejala seperti berikut:

·         Gangguan tidur

Selain kurangnya motivasi dan semangat hidup, orang yang depresi juga cenderung mengalami gangguan tidur. Kondisi ini bisa berupa susah tidur di malam hari, sering terbangun dan susah tidur lagi, ataupun sering mengalami mimpi buruk. Gangguan ini juga bisa terjadi sebaliknya, yakni penderita depresi dapat tidur sepanjang hari.

·         Kehilangan minat

Orang yang depresi dapat kehilangan minat melakukan aktivitas atau hobi yang sebelumnya sering dilakukan. Misalnya, jika kakek atau nenek Anda sebelumnya senang berkumpul dengan cucu atau sanak keluarga, kemudian tiba-tiba tidak mau bertemu atau malas pergi ke acara keluarga, hati-hati bisa jadi itu merupakan tanda atau gejala depresi.

·         Perubahan nafsu makan

Ada beberapa orang yang cenderung makan berlebih saat sedang depresi. Namun pada orang yang mengalami depresi berat, ia bisa jadi kehilangan nafsu makan dan tidak ingin makan sama sekali.

Jurnal terkini dari Obesity menyebutkan bahwa level stres yang tinggi dapat menurunkan nafsu makan dan berat badan. Namun tentu ini bukan cara yang baik untuk mendapatkan berat badan ideal.

·         Menampilkan sisi gelap

Orang yang depresi cenderung berpikir tentang bunuh diri, kematian, dan terus-menerus membicarakan hal tersebut. Selain itu, orang depresi juga cenderung mengambil tindakan-tindakan yang berbahaya.

·         Emosi yang tidak terkontrol

Dalam 1 menit Anda dapat marah-marah tanpa sebab. Lalu selang beberapa saat, Anda menangis tidak terkontrol. Gejala depresi memang bisa berupa kesedihan, frustrasi, kemarahan dan menyebabkan perubahan mood mendadak, sehingga sulit dipahami oleh orang lain.

·         Kehilangan harapan

Seseorang yang mengalami depresi cenderung kehilangan harapan, merasa hidupnya tak lagi berguna, merasa tidak ada lagi yang menyayanginya, membenci diri sendiri, atau kerap menyalahkan diri sendiri.

Bila Anda mengalami gejala-gejala di atas, bisa jadi Anda sudah membutuhkan bantuan dari dokter spesialis kejiwaan atau dokter psikiatri. Jangan ragu untuk meminta bantuan pada ahlinya karena gejala tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Sementara itu, cobalah untuk menceritakan masalah Anda kepada keluarga. Katakan sejujurnya tentang perasaan Anda bagaiman. Bantuan atau dukungan keluarga sangat berarti dalam menghadapi segala masalah yang sedang Anda hadapi. Apabila sulit untuk mencari jalan keluar, gunakan penengah misalnya psikolog atau sahabat/keluarga lainnya. Usahakan pula untuk selalu berpikir positif agar dapat meminimalisir stres.

Demikianlah informasi yang dapat kami berikan seputar tanda dan gejala depresi, semoga bermanfaat.

Salam,

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Pengobatan Depresi

Dijawab oleh:dr. Muhammad Iqbal Ramadhan

Gejala Depresi

Dijawab oleh:dr. Muhammad Iqbal Ramadhan

Seputar Depresi

Dijawab oleh:dr. Sara Elise Wijono MRes

Pikiran Ingin Melukai Diri Sendiri

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Gejala Depresi

Dijawab oleh:dr. Devia Irine Putri

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk