Konstipasi pada Ibu Menyusui 15 Mei 2021 - Tanya Dokter Klikdokter.com
search

Konstipasi pada Ibu Menyusui

Dokter, saya baru melahirkan 6 bulan yang lalu dan saya mengalami wasir, saya tidak makan nasi tapi makan sayur dan buah minum cukup tapi saya sembelit sampai harus mengejan agak kuat yang mengakibatkan wasir tambah parah, saya bisa 4-5 hari tidak bab.. apakah ada obat pelancar bab yang aman untuk ibu menyusui?

Lihat Selengkapnya
wanita, 27 Tahun15 Mei 2021, 08:31 WIB

dr. Valda Garcia

Dijawab oleh:

dr. Valda Garcia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.  Sulit BAB karena konsistensinya yang lebih keras disebut juga dengan konstipasi, dalam istilah awam dikenal dengan sembelit. Konstipasi/sembelit adalah keadaan jarangnya frekuensi buang air besar (BAB), penurunan frekuensi gerakan usus, BAB keras dan sulit. Jika BAB keras dipaksakan dengan cara mengedan maka dapat terjadi iritasi pada daerah sekitar lubang dubur sehingga dapat timbul perdarahan.

Selain iritasi, tekanan yang diberikan saat mengedan dapat menimbulkan peningkatan tekanan pada pembuluh darah di dalam anus, dimana jika tekanan tersebut terlalu keras maka dapat melukai dinding pembuluh darah dan kemudian menimbulkan perdarahan. Kejadian tersebut seringkali dikenal dengan wasir atau hemorrhoid. Perdarahan pada wasir jika tidak terlalu banyak dapat berhenti sendiri, namun jika luka daerah tersebut terlalu luas maka perdarahan dapat sulit berhenti.

Terkadang konstipasi juga menyebabkan nyeri perut, nyeri ini bisa berasal dari organ pencernaan yang kelelahan akibat terus berkontraksi untuk mengeluarkan kotoran, namun kotoran sulit dikeluarkan. Selain itu, juga bisa berasal dari otot atau kram perut, dimana saat sembelit otot-otot perut bekerja lebih keras agar dapat mengeluarkan kotoran, sehingga membutuhkan banyak sumber energi yang terbatas, kemudian otot akan menggunakan energi dalam bentuk lain yang akan menghasilkan produk sisa yang menyebabkan rasa kram.

Hal yang Anda perlu lakukan saat ini adalah mencegah terjadinya konstipasi :

Makan makanan yang tinggi kadar seratnya. Makanan yang mengandung banyak serat, akan membantu tubuh membentuk tinja yang lebih lunak. Jenis makanan tersebut, diantaranya adalah kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran. Hindari atau kurangi makanan yang tidak atau hanya sedikit mengandung serta, seperti keju, daging, dan makanan yang mengalami pemrosesan (misalnya diasap). Sebaiknya  jumlah konsumsi makanan tinggi serat ini dilakukan secara bertahap, awalnya hanya sedikit, lalu ditingkatkn sedikit-sedikit. Hal ini perlu dilakukan karena jka saluran cerna belum terbiasa dengan serat yang dimakan, justru akan menimbulkan keluhan kembungBerolahraga secara teratur. Aktivitas fisik akan membantu menstimulasi aktivitas usus.Asupan cairan yang cukup. Minum air atau cairan lain dalam jumlah cukup akan membantu melunakkan tinjaJangan menunda dilakukannya BAB.Menggunakan obat yang bersifat laksatif. Obat-obat ini hanya digunakan sebagai cara terakhir, jika cara-cara di atas tidak berhasil. Namun, Laksatif (fenolftalein) atau obat pecahar merupakan golongan obat yang sebaiknya dihindari selama menyusui. Oleh karena itu, jika konstipasi terus berlanjut setelah anda melakukan langkah diatas, kami menyarankan anda memeriksakan diri kepada dokter terdekat, untuk mendapatkan penanganan yang lebih optimal.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

BAB Keras Setiap Hari

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Manfaat Konsumsi Jantung Pisang

Dijawab oleh:dr. Valda Garcia

Vaksin Covid untuk Busui

Dijawab oleh:dr. Arina Heidyana

Susah Buang Air Besar

Dijawab oleh:dr. Arina Heidyana

Makanan ibu menyusui

Dijawab oleh:dr. Adeline Jaclyn

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat