Keguguran? 08 Juli 2021 - Tanya Dokter Klikdokter.com
searchtext customer service

Keguguran?

Dok saya mau Kemarin pas usia kehamilan 2 bulan 2 hari saya mengalami pendarahan d vagina tapi yg keluar hanya gumpalan kecil itu berlangsung selama 3 jam kemudian keluar lagi darah selama 1 minggu tapi hanya sedikit sekali pas saya tespek hasilnya masih positif tapi warna nya pudar,padahal pada tespek pertama sebelum pendarahan hasil nya masih terang Apa kah saya mengalami keguguran dokter ?

Lihat Selengkapnya
wanita, 26 Tahun08 Jul 2021, 02:37 WIB

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Halo Sdri

Saya mengerti keluhan yang disampaikan dan kekhawatiran Anda.   

Dari keterangan yang Anda berikan kemungkinan Anda mengalami keguguran. Namun, untuk memastikannya sebaiknya periksakan lebih lanjut.  

Keguguran adalah kematian janin dalam kandungan sebelum usia 20 minggu kehamilan. Hal ini merupakan masalah dalam kehamilan yang sering menjadi momok bagi wanita yang sedang hamil. 

Keguguran dapat dibagi menjadi beberapa jenis dan diperlukan pemeriksaan dokter untuk memastikan keguguran apa yang dialami oleh Anda. Penangan yang akan dilakukan pun akan berbeda sesuai dengan jenis keguguran yang mungkin terjadi.

Gejala dari keguguran dapat berupa:

Kram dan nyeri perut pada perut bagian bawahKeluar cairan dari vaginaKeluar jaringan dari vaginaTidak lagi mengalami gejala-gejala kehamilan, seperti mualDalam dunia medis, dokter menggunakan istilah berikut untuk mendeskripsikan jenis-jenis keguguran:

Threatened miscarriage

Ini adalah kondisi di mana wanita hamil mengalami keluar darah dari vagina, tetapi tidak menunjukkan gejala-gejala keguguran yang lain. Serviks masih tertutup dan ukuran rahim sesuai dengan usia kehamilan. Apabila usia kehamilan sudah cukup minggu, detak jantung janin sudah bisa terdeteksi.

Pada banyak wanita yang mengalami keguguran jenis ini, darah akan berangsur-angsur berhenti keluar. Kehamilan pun dapat diteruskan sampai waktu melahirkan. Namun, perdarahan dapat terjadi lebih hebat dan memicu keguguran.

Inevitable miscarriageIni

adalah keguguran yang tidak dapat dihindari karena serviks sudah terbuka, perdarahan bertambah banyak, dan pasien juga mengalami kram perut.

Incomplete miscarriage

Keguguran tidak lengkap berarti pasien sudah mengeluarkan jaringan janin dari rahim, tetapi masih ada jaringan yang tersisa di dalam rahim. Biasanya, yang luruh adalah janin. Sedangkan bagian yang tersisa di dalam rahim adalah bagian dari plasenta. Serviks tetap terbuka dan perdarahan yang terjadi cukup banyak.

Complete miscarriage

Apabila seluruh jaringan kehamilan seperti janin dan plasenta sudah luruh, inilah yang disebut sebagai keguguran komplet. Keguguran ini umum terjadi pada kehamilan dengan usia di bawah 12 minggu.

Setelah keguguran terjadi, pasien akan tetap mengeluarkan darah dan merasakan kram perut, tetapi kedua hal ini akan membaik dengan sendirinya. Pada saat pemeriksaan USG, akan terlihat serviks sudah menutup kembali dan tidak terlihat adanya kantung kehamilan.

Pengobatan

Sayangnya, tidak ada metode medis apa pun yang dapat menghentikan proses terjadinya keguguran. Saat proses tersebut dimulai, ada beberapa opsi yang dapat dilakukan tergantung pada tingkat proses keguguran, kondisi pasien, dan faktor lainnya.

Opsi-opsi tersebut adalah:

Observasi

Penanganan untuk wanita yang mengalami keguguran pada usia kehamilan kurang dari 12 minggu, memiliki tekanan darah yang normal, dan tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi umumnya tidak membutuhkan pengobatan atau tindakan kuret.

Dengan berjalannya waktu, seluruh jaringan akan keluar secara alami dari rahim. Proses ini bisa memakan waktu sekitar 3-4 minggu. Saat proses selesai, dokter akan melakukan USG untuk memastikan rahim sudah bersih.

1. Obat-obatan

Pada beberapa kasus, obat-obatan dapat diberikan untuk menstimulasi rahim mengeluarkan sisa jaringan kehamilan. Obat-obatan ini dapat diberikan dalam bentuk tablet atau obat yang dimasukkan ke vagina. Umumnya, obat akan efektif dalam waktu 24 jam.

2. Operasi

Metode operasi yang dimaksud adalah prosedur kuret. Metode ini dilakukan dengan melebarkan serviks dan menggunakan alat untuk mengeluarkan sisa jaringan dari dalam rahim. Prosedur kuret perlu dilakukan secepatnya pada pasien yang mengalami perdarahan parah atau terdapat gejala infeksi. Risiko dari prosedur ini adalah jaringan serviks dan dinding rahim dapat terluka.

Baca juga

4 Gejala Keguguran yang Harus Anda Waspadai 

Ketahui Penyebab Umum Keguguran pada Ibu Hamil

Hal yang Perlu Diketahui Ibu Pasca Keguguran

Terima kasih sudah berkonsultasi melalui fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya.  

Sdri dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi KlikDokter kapan pun dan di mana pun dengan men-download aplikasi Klikdokter melakui Play Store/ Android: https://www.klikdokter.com/download-App Store : https://app.adjust.com/n01yug7  

Semoga sehat selalu/semoga lekas membaik.

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Perawatan Pasca Keguguran

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Keguguran Usia 6 Minggu Apakah sudah Berbentuk Janin?

Dijawab oleh:dr. M. Dejandra Rasnaya

Keluar Darah setelah Positif Hamil

Dijawab oleh:dr. Valda Garcia

Mengatasi ASI yang keluar Setelah Keguguran

Dijawab oleh:dr. Sara Elise Wijono MRes

Tes Pack Positif tapi Haid?

Dijawab oleh:dr. Devia Irine Putri

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat