Hidung terumbat, nyeri, tidak bisa mencium bau 04 Agustus 2021 - Tanya Dokter Klikdokter.com
search

Hidung terumbat, nyeri, tidak bisa mencium bau

Selamat siang dok. Saya punya keluhan hidung sebelah kiri tersumbat terasa sait sampai di dahi. Dan sekarang saya tidakbisa menciumbau. Tapi lidah saya masih normal. Saya juga tidak demam. Ada batuk sedikit. Tetapi dada tidak sesak. Sakit apakah saya dok?. Trimakasih atas jawabannya.

Lihat Selengkapnya
wanita, 39 Tahun04 Agt 2021, 01:06 WIB

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Halo Ibu

Saya mengerti keluhan yang disampaikan dan kekhawatiran Anda.     

Tidak adanya kemampuan untuk mencium dan mendeteksi bau disebut juga anosmia. Hal ini dapat bersifat sementara maupun permanen. Beberapa penyebab yang mungkin berhubungan adalah alergi, infeksi, massa dalam rongga hidung (polip hidung), serta kerusakan pada saraf.

Untuk mengatasinya, perlu diketahui terlebih dahulu penyebab anosmia yang Anda alami. Misalnya, penyebab anosmia tersebut karena ada polip. Jadi, untuk mengembalikannya, polip yang ada di dalam hidung harus diangkat. 

Lalu, anosmia bisa juga terjadi pada pasien covid. Untuk anosmia karena covid, tidak ada pengobatan khusus untuk mengatasinya. Indra penciuman dan perasa Anda akan kembali seperti semula seiring dengan meningkatnya sistem daya tahan tubuh Anda. Untuk membantu proses penyembuhan, Anda bisa melakukan latihan penciuman dengan mencium segala macam wewangian yang berbau tajam, misalnya minyak kayu putih. Lalu, Anda harus mengingat bau minyak kayu putih. Ini berguna untuk melatih saraf penciuman agar berfungsi kembali.

Selain itu, gejala Anda juga memungkinkan ke arah sinusitis.

Sinusitis didefinisikan sebagai peradangan rongga sinus pada tulang-tulang wajah yang biasanya berisi udara. Peradangan itu sendiri dapat dipicu oleh proses infeksi (bakteri, virus, jamur) atau non-infeksi (alergik) yang dapat memblok lubang sinus , menyebabkan penumpukan cairan dalam rongga sinus, kekurangan oksigen, penurunan aktivitas serabut-serabut silia untuk membersihkan rongga sinus, dan juga merupakan media yang baik perumbuhan kuman.

Gejala sinusitis dapat dirasakan sebagai sumbatan hidung, gangguan penghidu, nyeri kepala, nyeri wajah terutama bagian sinus yang terkena, hidung seperti pilek, terasa cairan sinus melewati kerongkongan, demam, lemas, sakit gigi, dsb. Berdasarkan waktu dan gejala yang ditimbulkan, sinusitis dibagi menjadi:

Sinusitis akut : gejala dirasakan hingga 4 minggu

Sinusitis subakut : 4-8 minggu periode bergejala, beberapa sumber menyebutkan 4-12 minggu

Sinusitis kronik : > 8 minggu periode bergejala, beberapa sumber menyebutkan > 12 minggu

Sinusitis kronik eksaserbasi akut (gejala akut timbul berulang)Kebanyakan sinusitis disebabkan oleh virus, dan dapat sembuh secara spontan. Apabila gejalanya dirasakan >= 10 hari, maka dapat dipikirkan infeksi bakteri sebagai penyebab dan memerlukan pengobatan dengan antibiotik. Bila infeksi hilang, gejala akut juga akan berangsur hilang hingga tercapai periode bebas gejala sama sekali. Pada sinusitis akut yang tidak mendapat tatalaksana yang sesuai dan adekuat, keadaan ini dapat berkembang menjadi sinusitis kronik, yang memerlukan pengawasan dokter secara rutin. Alergi sebagai salah satu faktor pemicu juga harus dipikirkan, sehingga dapat dihindari faktor pencetus alerginya yang dapat memperberat sinusitis.

Dalam perjalanannya, apabila tidak diobati, infeksi kuman dari sinusitis juga dapat menyebar ke tulang sekitar rongga sinus yang terkena, mata, otak, dan paru. Namun keadaan ini dapat dicegah dengan penanganan yang cepat dan optimal dengan antibiotik yang sesuai.

Untuk dapat lebih memastikan cara mengatasi keluhan tersebut, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter THT agar dapat dilakukan evaluasi langsung.

Baca juga

Memahami Sebab Anosmia, Penyakit yang Tak Bisa Mendeteksi Bau

Tidak Bisa Mencium Aroma, Ini 3 Penyebab Utama Anosmia

4 Tanda Anda Mengalami Sinusitis

Terima kasih sudah berkonsultasi melalui fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya.  

Ibu dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi KlikDokter kapan pun dan di mana pun dengan men-download aplikasi Klikdokter melakui Play Store/ Android: https://www.klikdokter.com/download-App Store : https://app.adjust.com/n01yug7  

Semoga sehat selalu/semoga lekas membaik.

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Hilang Penciuman

Dijawab oleh:dr. Devia Irine Putri

Kepala Pusing, Bersin-Bersin saat Pagi, Gejala apa?

Dijawab oleh:dr. M. Dejandra Rasnaya

Apakah Sinusitis Boleh Vaksinasi Covid-19?

Dijawab oleh:dr. M. Dejandra Rasnaya

Apakah Anosmia Gejala Covid-19?

Dijawab oleh:dr. M. Dejandra Rasnaya

Hilang Penciuman 2 Hari Tapi Bisa merasakan makan

Dijawab oleh:dr. Sara Elise Wijono MRes

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat