Seputar Gangguan Ereksi 10 Agustus 2021 - Tanya Dokter Klikdokter.com
searchtext customer service

Seputar Gangguan Ereksi

Selamat siang dok. Ijin bertanya, Beberapa hari yg lalu sahabat dekat saya baru saja menikah tapi setelah 2 hari pernikahannya dia curhat kepada saya soal alat kemaluannya (Mr.P) yang terkadang susah Ereksi atau bahkan tidak mau sama sekali ereksi meski sudah menerima rangsangan. Saya coba tanya riwayat kesehatanya, dia berkata saat kecil kurang lebih selama beberapa tahun mengkonsumsi obat yg berhubungan dengan kangker dan pernah operasi di bagian dekat pusar sebelah kiri, sisanya tidak ada riwayat lain mengenai trauma atau apa pun pada (Mr.P) nya. Pertanyaan saya di sini adalah apa ini termasuk impotensi meski umur dia masih 24 tahun? atau ini karena efek obat kangker yg dia konsumsi dulu? atau karena hal lain? Terima kasih.

Lihat Selengkapnya
pria, 26 Tahun10 Agt 2021, 02:28 WIB

dr. Dyah Novita Anggraini

Dijawab oleh:

dr. Dyah Novita Anggraini

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami menyarankan agar Anda tidak langsung berpikir bahwa telah ada gangguan kesehatan yang terjadi. Orang yang baru saja menikah memang terkadang mengalami kesulitan dalam memulai maupun mempertahankan ereksinya. Itu merupakan hal yang wajar dialami oleh orang yang baru menikah. Mungkin perlu juga didalami faktor-faktor lain yang bisa menyebabkan penis kehilangan ereksinya, misalnya pasca orgasme (sudah mencapai puncak kepuasan seksual), kecemasan/ kekhawatiran, ketidaknyamanan psikologis, kelelahan, hingga suhu udara yang terlalu dingin. Hal itu akan menyebabkan sulit ereksi.

Bila kondisi tersebut berlangsung sangat lama dan tidak membaik, ada baiknya bila Anda mengunjungi dokter urologi untuk diperiksa secara langsung. 

Sekedar untuk pengetahuan Anda, berikut kami jelaskan seputar Disfungsi Ereksi.

Disfungsi ereksi (DE) merupakan salah satu jenis gangguan seksual pada pria. Secara definisi DE adalah kurangnya kemampuan dalam mempertahankan proses ereksi untuk melakukan aktivitas seksual dengan baik. Gangguan ereksi dapat disebabkan banyak hal, diantaranya adalah :

Kelainan pembuluh darah

Kelainan persarafan

Obat-obatan

Kelainan pada penis

Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi.

Kerusakan saraf akibat diabetes melitus, alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi.

Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguan ereksi ini.

Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium. 

Psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menyumbang cukup besar penyebab dari gangguan ereksi. Diperlukan evaluasi lengkap dengan tambahan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai kecurigaan penyebab. Nutrisi yang dapat membantu mengatasi gangguan ereksi Anda adalah zinc dan kalsium. Jangan minum sembarang obat kuat tanpa pengawasan dokter guna menghindari efek samping yang dapat merugikan kesehatan tubuh.

Untuk melakukan pengobatan diharuslah terlebih dahulu dicari apa penyebabnya. Pada kasus disfungsi ereksi (DE) karena gangguan organis (gangguan fisik/anatomis), terapi yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau obat-obatan.

Untuk DE yang disebabkan karena gangguan psikologis (yang terutama banyak terjadi), pada umumnya tidak diperlukan pembedahan. Untuk mengatasinya terutama haruslah dicari apa faktor pencetusnya (stress, kelelahan, pasangan yang menuntuk, narkotika, dll). Setelah didapatkan faktor pencetus, barulah diperbaiki dan dibantu dengan alat atau obat. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, kasus DE akan berulang lagi meskipun sudah sembuh (dengan bantuan alat ataupun obat). Disfungsi ereksi karena faktor psikis memiliki angka kesembuhan yang baik apabila ditatalaksana secara adekuat. 

Demikian informasi yang dapat kami berikan,

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Gangguan Ereksi

Dijawab oleh:dr. Sara Elise Wijono MRes

Disfungsi Ereksi

Dijawab oleh:dr. Arina Heidyana

Seputar Disfungsi Ereksi

Dijawab oleh:dr. Dyah Novita Anggraini

Tidak Ereksi di Pagi Hari

Dijawab oleh:dr. Arina Heidyana

Tidak Ereksi di Pagi Hari

Dijawab oleh:dr. Arina Heidyana

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat