Obat Tekanan Darah Tinggi 13 Agustus 2021 - Tanya Dokter Klikdokter.com
search

Obat Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah saya tinggi dimulai sejak awal tahun. Apakah perlu minum obat? dan obat apa?

Lihat Selengkapnya
pria, 48 Tahun13 Agt 2021, 10:33 WIB

dr. Theresia Rina Yunita

Dijawab oleh:

dr. Theresia Rina Yunita

Terima kasih telah menggunakan fitur tanya dokter pada aplikasi Klikdokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda. Hipertensi seringkali tidak menimbulkan gejala, sementara tekanan darah yang terus menerus tinggi dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan komplikasi. Oleh karena itu, hipertensi perlu dideteksi dini yaitu dengan pemeriksaan tekanan darah secara berkala, yang dapat dilakukan pada waktu check-up kesehatan atau saat periksa ke dokter.Tekanan darah tinggi (hipertensi) menyebabkan meningkatnya resiko terhadap stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal,dan sebagainya.

Kerusakan organ akibat Hipertensi antara lain:

- Otak : menyebabkan stroke

- Mata : menyebabkan retinopati hipertensi dan dapat menimbulkan kebutaan

- Jantung : menyebabkan penyakit jantung koroner (termasuk infark jantung), gagal jantung 

- Ginjal : menyebabkan penyakit ginjal kronik, gagal ginjal terminal

Langkah awal terpenting adalah agar menurunkan tekanan darah anda dengan mengikuti gaya hidup sehat seperti aktif berolahraga, mengatur diet atau pola makan seperti rendah garam, rendah kolesterol dan lemak jenuh, meningkatkan konsumsi buah dan sayuran, tidak mengkonsumsi alkohol dan rokok dan mengkonsumsi obat sesuai dengan petunjuk dokter.

Seseorang yang menderita hipertensi diharuskan mengonsumsi obat-obatan anti hipertensi secara rutin setiap hari, karena dengan obat-obatan tersebut Anda dapat mencapai tekanan darah yang normal. Seringkali terjadi salah kaprah di kalangan masyarakat yang menderita hipertensi bahwa minum obat hanya jika sedang pusing saja atau jika tekanan darah sedang tinggi saja atau jika minum obat terus menerus bisa mengganggu fungsi ginjal.

Hal tersebut perlu diluruskan karena pada penderita hipertensi terdapat kerusakan sistem renin angiotensin dan pembuluh darah di ginjal sehingga jika tekanan darah dibiarkan tinggi terus menerus akan menyebabkan kerusakan bertambah parah. Sehingga jika pasien menghindari minum obat anti hipertensi karena takut mengganggu fungsi ginjal atau mengalami banyak efek samping, justru malah akan membuat komplikasi hipertensi terjadi semakin cepat.

Obat anti hipertensi harus dikonsumsi terus menerus seumur hidup (dosis akan disesuaikan jika tekanan darah menurun, terkecuali jika Anda sudah menderita gagal ginjal) diiringi dengan pola hidup yang sehat. Oleh karena itu kami menganjurkan agar Anda mengonsumsi obat-obatan anti hipertensi tersebut setiap hari dan rutin melakukan pengukuran tekanan darah setiap hari.  

Untuk jenis dan dosis obat silahkan berkonsultasi langsung dengan dokter.

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat. 

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Hipertensi saat Isoman

Dijawab oleh:dr. Dyah Novita Anggraini

Tensi dan nadi tinggi

Dijawab oleh:dr. Adeline Jaclyn

Penggunaan Obat Tensigard

Dijawab oleh:dr. Arina Heidyana

Ereksi Tidak Tahan Lama, Apa Karena Hipertensi?

Dijawab oleh:dr. M. Dejandra Rasnaya

Gejala COVID pada riwayat darah tinggi

Dijawab oleh:dr. Adeline Jaclyn

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat