Kemungkinan hamil Jika berhubungan diluar masa subur 16 Agustus 2021 - Tanya Dokter Klikdokter.com
searchtext customer service

Kemungkinan hamil Jika berhubungan diluar masa subur

dok saya mau tanya,bln kmrn saya dpt bln tgl 28 juni 2021 trs pas tgl 28 juli 2021 saya ada berhubungan intim dengan suami saya tapi kemungkian di luar masa subur apakah itu bisa hamil??

Lihat Selengkapnya
wanita, 26 Tahun16 Agt 2021, 12:33 WIB

dr. Muhammad Iqbal Ramadhan

Dijawab oleh:

dr. Muhammad Iqbal Ramadhan

Terima kasih telah bertanya seputar Kemungkinan hamil Jika berhubungan diluar masa subur melalui fitur Tanya Dokter.

Kehamilan bisa terjadi apabila terjadi pertemuan sel telur dan sperma, yang memang kemungkinan terjadinya meningkat apabila dilakukan hubungan intim pada masa subur. Namun, tidak menutup kemungkinan kehamilan bisa terjadi kendati hubungan dilakukan di luar masa subur, asalkan sang wanita memiliki sel telur yang siap dibuahi.

Untuk menurunkan probabilitas kehamilan, maka sepasang suami - istiri diharapkan berhubungan intim di luar masa subur, yaitu sekitar lima hari sebelum dan dua hari sesudah terjadinya pengeluaran sel telur dari indungnya. Proses ini disebut juga dengan ovulasi dan terjadi kira-kira 14 hari sebelum hari pertama haid berikutnya.

Bagaimana cara mengetahui masa subur? Anda dapat menggunakan dua cara yaitu menghitung masa subur serta mengetahui tanda-tanda ovulasi.

Menggunakan Rumus Menghitung Masa Subur

Ovulasi terjadi kira-kira 14 hari sebelum hari pertama haid berikutnya. Kurangi dan tambahkan dua hari dari hari tersebut karena walaupun sel telur hanya dapat hidup selama 24 jam, sperma dapat bertahan selama 6 hari di dalam tubuh perempuan.

Anda dapat mengidentidikasi beberapa tanda fisik yang mengindikasikan terjadinya ovulasi:

  • Peningkatan sekret vagina yang berubah dari sekret yang berwarna putih dan creamy menjadi bening, kenyal, dan licin.  Anda dapat mengetahui kekentalan sekret dengan cara menaruhnya di antara ibu jari dan telunjuk lalu meregangkannya. Saat ovulasi, sekret tersebut tidak akan ‘putus’.
  • Merasa kembung dan terdapat nyeri perut ringan yang terjadi karena kram otot rahim.
  • Nyeri tekan pada payudara. Payudara terasa bengkak, lebih lunak, dan lebih sensitif terhadap sentuhan.
  • Suhu basal tubuh meningkat antara 0,4 – 1°C dari suhu basal manusia (36-37°C). Kenaikan suhu ini terjadi akibat pengaruh hormon progesteron. Puncak masa subur adalah 1-2 hari sebelum suhu basal tubuh mengalami kenaikan tertinggi.
  • Peningkatan hasrat seks.

Selain cara-cara di atas, Anda juga dapat menggunakan alat tes ovulasi yang dijual bebas di apotek atau toko alat kesehatan. Alat ini bekerja dengan mendeteksi kadar hormon seks pada air seni.

Berikut kami sertakan artikel lain sebagai bahan lain bacaan Anda.

Baca Juga

Terima kasih, semoga bermanfaat.

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat