Gejala HIV 13 Oktober 2021 - Tanya Dokter Klikdokter.com
search

Gejala HIV

Dok, apakah HIV memiliki gejala? Dan, sebaiknya tes apa saja yang disarankan untuk dilakukan pra-nikah? Terimakasih

Lihat Selengkapnya
wanita, 25 Tahun13 Okt 2021, 05:32 WIB

dr. Arina Heidyana

Dijawab oleh:

dr. Arina Heidyana

Halo Sdri, 

Saya mengerti keluhan dan kekhawatiran yang Anda rasakan.

Infeksi HIV umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara membran mukosa atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim, transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut. Jadi jika tidak ada kontak langsung antara membran mukosa antara penderita dengan bukan penderita maka tidak dapat terjadi penularan.

Menghindari penularan terjadi dengan penderita HIV adalah dengan menghindari kontak langsung dengan cairan tubuh (darah, air mani, cairan vagina, ASI) dengan cara tidak melakukan hubungan seksual pranikah, tidak menggunakan narkoba jarum suntik, dan hindari kontak langsung cairan tubuh dengan penderita HIV.

Anda perlu tahu bahwa pada infeksi HIV terdapat 3 tahap yang berbeda-beda dan sangat penting bagi kita semua untuk memahami tahap-tahap ini.

1. Tahap Pertama Infeksi HIV-AIDS

Pada tahap pertama (infeksi akut atau serkonversi) biasanya terjadi 2 – 6 minggu setelah terinfeksi. Pada saat ini sistem imun tubuh berusaha melawan virus HIV. Gejala awal dari infeksi akut ini mirip dengan gejala infeksi virus lainnya seperti infeksi flu. Gejala awal ini hanya berlangsung 1 hingga 2 minggu lantas akan hilang dan virus akan masuk ke tahap berikutnya.

Gejala awal dari infeksi HIV adalah: 

-Nyeri kepala

-Diare

-Mual dan Muntah

-Lelah

-Nyeri otot

-Nyeri menelan

-Lesi merah pada tubuh yang biasanya tidak gatal dan biasanya muncul di bagian dada

-Demam

2. Tahap Kedua Gejala HIV-AIDS

Setelah tahap serkonversi, sistem tubuh kita akan kalah dan gejala akan hilang. Infeksi HIV masuk ke tahap kedua, dimana pada tahap ini dapat tidak terjadi gejala apapun dalam waktu yang lama, tahap ini dinamakan periode asimtomatis.

Pada tahap ini orang sering tidak mengetahui mereka terinfeksi HIV dan dapat menyebarkan ke orang lain. Periode ini dapat bertahan hingga 10 tahun.

Pada periode ini, virus perlahan-lahan akan membunuh sisitem sel darah putih kita yang dinamakan CD 4 T- cells dan merusak sistem imunitas.

3. Tahap Ketiga Infeksi HIV-AIDS

AIDS merupakan suatu tahap HIV lanjut. Pada tahap ini CD 4 sudah berada dibawah angka 200 dan orang akan didiagnosa dengan AIDS. Beberapa penyakit yang dapat muncul adalah Kaposi sarcoma dan pneumocystis pneumonia. Pada tahap ini orang harus mengkonsumsi obat anti HIV/AIDS.

Beberapa orang tidak menyadari mereka terinfeksi HIV, dan biasanya akan mulai memeriksakan diri ketika muncul gejala :

-Lelah setiap saat

-Pembengkakan kelenjar getah bening di leher atau selangkangan

-Demam > 10 hari

-Keringat malam

-Berat badan menurun drastis

-Bintik ungu di tubuh yang sulit hilang

-Sulit bernafas

-Diare yang berkepanjangan

-Infeksi jamur di mulut, tenggorokan, atau vagina

-Mudah berdarah atau memar

Terima kasih sudah berkonsultasi di fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya. 

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi Klikdokter kapan pun dan di mana pun. 

Semoga Anda sehat selalu.

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Apakah sariawan merupakan gejala HIV?

Dijawab oleh:dr. M. Dejandra Rasnaya

HIV, positif rapid test covid?

Dijawab oleh:dr. Adeline Jaclyn

Risiko Tertular HIV

Dijawab oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Gejala HIV?

Dijawab oleh:dr. Adeline Jaclyn

Penularan HIV

Dijawab oleh:dr. Adeline Jaclyn

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat