GERD 14 Februari 2022 - Tanya Dokter Klikdokter.com
searchtext customer service

GERD

saya mengalami gerd sdh hampir 3 tahun, parah nya di taun 2021 sampe skrg dok, sdh bolak balik k dokter, tapi masih kambuh2an. dan hampir tiap hari kambuh nya. trus ada yg nyaranin minum obat episan. apa itu aman dok di minum tanpa resep dokter?

Lihat Selengkapnya
pria, 27 Tahun14 Feb 2022, 09:39 WIB

dr. Valda Garcia

Dijawab oleh:

dr. Valda Garcia

Saya mengerti keluhan dan kekhawatiran yang Anda rasakan.

GERD (Gastro-esophageal reflux disease) adalah penyakit asam lambung yang ditandai dengan naiknya cairan asam lambung ke kerongkongan hingga mulut.

Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya.

Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Pengobatan GERD meliputi banyak hal. Yang utama dan terpenting adalah perubahan gaya hidup:

1. Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan GERD.

2. Penurunan berat badan dapat mengurangi gejala GERD

3. Berhenti merokok

4. Hindari stres

5. Pasien yang dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Makanan terakhir hari harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur. Berbaring segera setelah makan dapat memperburuk gejala GERD.

6. Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, asam, makanan berlemak atau pedas.

7. Hindari pakaian ketat terutama di sekitar perut.

8. Meninggikan ujung kepala saat tidur sekitar 20 cm dengan menempatkan irisan atau blok di bawah bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD.

9. Hindari penggunaan obat-obat yang dapat meningkatkan risiko GERD, seperti obat-obat antinyeri/NSAID (ibuprofen, asam mefenamat, dll), nitrat, antikolinergik, antidepresan trisiklik.

Terapi GERD adalah dengan obat yang dapat menetralkan asam lambung atau dengan mengurangi produksi asam, seperti Antasid, Alginates (alternatif untuk Antasid), PPIs (omeprazole, lansoprazole) dan pada kasus yang berat dapat memerlukan tindakan operasi. Terapi GERD biasanya membutuhkan waktu lama, bisa sampai 2-3 bulan, biasanya perkembangan dilihat setiap 1-2 minggu.

Lakukan pengobatan secara teratur dan lakukan saran-saran di atas untuk mengurangi gejala GERD. Jika ada keluhan yang memburuk dan memerlukan perawatan, saya menganjurkan untuk berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter spesialis Penyakit Dalam.

GERD yang tidak diobati barret's esofagus dapat berpotensi menjadi kanker. Barrets esofagus merupakan komplikasi dari penyakit gastro-esophageal reflux disease (GERD). Barret's esofagus ini merupakaan perlukaan/kelainan pada lapisan esofagus/kerongkongan akibat paparan asam lambung dalam waktu lama.

Terima kasih sudah berkonsultasi di fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya. 

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi Klikdokter kapan pun dan di mana pun. 

Semoga Anda sehat selalu.

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

GERD Akibat Minum Kopi

Dijawab oleh:dr. Theresia Rina Yunita

Nyeri Dada Akibat Jantung atau Lambung?

Dijawab oleh:dr. Devia Irine Putri

Gejala GERD

Dijawab oleh:dr. Arina Heidyana

Gangguan asam lambung?

Dijawab oleh:dr. Adeline Jaclyn

Asam lambung naik

Dijawab oleh:dr. Muhammad Iqbal Ramadhan

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat