Mengatasi Biduran 15 Februari 2022 - Tanya Dokter Klikdokter.com
searchtext customer service

Mengatasi Biduran

Saya biduran sejak pertama vaksin dosis pertama dan setelah vaksin kedua sampai sekarang biduran tidak pernah sembuh,bahkan setiap hari , entah siang atau malam. puasa juga tetap kena biduran. sudah cek dokter berkali kali mungkin sudah bosan dokternya dan obat antihistamin segala merk sudah saya konsumsi. hampir 1 tahun penyakit ini tolong dokter saat ini akan ada vaksin ke 3 akibatnya bisa mati saya ,,, mohon penjelasannya

Lihat Selengkapnya
pria, 46 Tahun15 Feb 2022, 12:00 WIB

dr. Dyah Novita Anggraini

Dijawab oleh:

dr. Dyah Novita Anggraini

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan melalui Klikdokter 

 

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Biduran tidak akan membuat seseorang mati. 

Gejala biduran bisa berlangsung berjam-jam dan berangsur hilang dalam beberapa hari. Biduran akut akan sembuh kurang dari enam minggu. Biduran akut adalah kondisi yang umum terjadi, terutama pada anak-anak dan wanita berusia 30-60 tahun serta mereka yang memiliki riwayat alergi.

Sementara, biduran kronis bertahan lebih dari enam minggu atau bersifat kambuhan selama beberapa bulan bahkan tahun. Biduran kronis bisa jadi merupakan gejala dari penyakit lain yang sedang diderita, seperti lupus atau penyakit tiroid. 

Pada kondisi biduran kronis, gejala yang muncul dapat berlangsung lebih dari enam minggu. Sama dengan biduran akut, penyebabnya tidak diketahui secara pasti, tapi bisa juga sama dengan penyebab biduran akut.

Biduran kronis diduga berhubungan dengan adanya antibodi dalam tubuh yang memicu pelepasan antihistamin.

Karena itulah, kebanyakan kasus biduran kronis berhubungan dengan kondisi autoimun, misalnya lupus dan arthritis rheumatoid.

Selain itu, biduran kronis juga bisa terjadi sebagai akibat dari infeksi organ hati, gangguan kelenjar tiroid, dan adanya parasit dalam saluran pencernaan.

Biduran kronis bersifat kambuhan. Bentol-bentol akan muncul dan menghilang dalam kurun waktu tertentu.

Beberapa faktor yang menjadi pemicu biduran kronis, di antaranya:

kondisi autoimun (systemic lupus erythematosus, rheumatoid arthritis)infeksi kronis (hepatitis B dan C, EBV)gangguan endokrin (penyakit Grave’s, hashimoto thyroidistis)suhu udara yang panaskonsumsi obat-obatan tertentu, seperti antiradang nonsteroid dan obat pereda sakitmengonsumsi minuman yang mengandung alkohol atau kafeinstresmemakai pakaian yang terlalu ketat untuk waktu yang lamamengonsumsi zat aditif yang ada di dalam makanan atau minumangigitan atau sengatan serangga. 

 

Apabila kondisi biduran sering berulang, dokter bisa menyarankan sederet pemeriksaan untuk mencari tahu penyebabnya, seperti:

Tes Alergi

Pemeriksaan tes alergi dalam bentuk tes cukit ataupun tempel di kulit bisa dilakukan guna mencari tahu penyebab pasti munculnya bentol-bentol merah di tubuh.

Tes Darah Lengkap

Pada pemeriksaan tes darah lengkap, termasuk di dalamnya pemeriksaan laju endap darah (LED), tes fungsi hati, hormon tiroid, dan pemeriksaan antibodi tertentu.

Hal ini dilakukan guna untuk mencari tahu penyebab dari biduran, apakah akibat infeksi, gangguan hormon, ataupun masalah autoimun.

Tes Kulit

Pengambilan sampel kulit atau biopsi kulit bisa dipertimbangkan apabila penyebab biduran dicurigai karena kondisi vasculitis, yaitu peradangan pada pembuluh darah. 

 

Saran saya konsultasi lanjut ke dokter Spesialis Penyakit Kulit dan Kelamin ya agar dapat dilakukan pemeriksaan menyeluruh. 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

 

 

REAKSI ANDA

PERTANYAAN TERKAIT

Seputar Biduran

Dijawab oleh:dr. Dyah Novita Anggraini

Seputar Biduran

Dijawab oleh:dr. Dyah Novita Anggraini

Mengatasi Biduran

Dijawab oleh:dr. Theresia Rina Yunita

Alergi Minyak Oles

Dijawab oleh:dr. Theresia Rina Yunita

Penyebab Biduran Pada Bayi

Dijawab oleh:dr. Devia Irine Putri

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat